EKONOMI INFRASTRUKTUR

(3) Ancaman Pelabuhan Mangkrak dan MIP Harus di Pulau Ambon

Share Berita

Maluku, RN today.com – Saya pernah bekerja dengan perusahaan shipping line global seperti Maersk, MSC, CMA CGM, dan PIL. Saya tahu persis cara berpikir mereka. Mereka hanya peduli EFISIENSI BIAYA PER PETI KEMAS.

Jika MIP dipaksakan di Seram, maka:

MEREKA AKAN LEWATI SERAM.
MEREKA AKAN TETAP KE AMBON.

MIP di Seram akan menjadi PELABUHAN HIASAN.

Dermaga panjang. Crane megah. Tapi kosong.

Pertanyaannya:

UNTUK APA MEMBANGUN PELABUHAN TRILIUNAN JIKA TIDAK ADA KAPAL BESAR YANG DATANG? Kertajati adalah contoh nyata. Dibangun megah. Tapi sepi. Mangkrak. Bayangkan hal yang sama terjadi di Maluku:

• Pelabuhan berdiri megah
• Utang membebani APBD 30 tahun
• Dana publik habis untuk cicilan
• Rakyat tidak mendapat manfaat

Itu bukan pembangunan. Itu KEHANCURAN EKONOMI.

Gubernur Hendrik Lewerissa telah MENYELAMATKAN MALUKU dari skenario itu.

Dan justru dia yang diserang? Ini adalah KEBODOHAN KOLEKTIF. Jika anda benar-benar peduli pada Maluku:

DUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS DATA. Jangan ulangi kesalahan seperti Kertajati.

Penutup

Saya telah menghabiskan puluhan tahun hidup saya untuk membangun pelabuhan-pelabuhan Indonesia. Saya telah melihat sendiri bagaimana sebuah pelabuhan bisa mengubah wajah ekonomi suatu daerah dan bagaimana pelabuhan yang salah bisa menghancurkannya.

Saya tidak ingin melihat Maluku menjadi korban berikutnya.

Maluku Integrated Port HARUS dibangun.
Tapi di tempat yang benar: PULAU AMBON.

Salam hormat,
Kapten Johny Rondonuwu
Jakarta, 24 Maret 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *