PEMERINTAHAN RAGAM

AMAP Apresiasi Kepemimpinan Timotius Kaidel atas Predikat Kabupaten Layak Anak Unggul

Share Berita

MALUKU, RN Today.com – Aliansi Masyarakat Aru Peduli (AMAP) menyampaikan apresiasi atas diraihnya penghargaan Outstanding: Child-Friendly District (Kabupaten Layak Anak Unggul) oleh Kabupaten Kepulauan Aru. Penghargaan tersebut dinilai sebagai capaian penting yang mencerminkan arah kebijakan daerah yang mulai berpihak pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.

Kerua Umum AMAP, Randy Waley, menyatakan bahwa penghargaan ini patut diapresiasi karena diperoleh melalui proses penilaian yang ketat dan berbasis indikator nasional Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI.

“Penghargaan Outstanding Child-Friendly District bukan penghargaan biasa. Ini menunjukkan bahwa Kepulauan Aru telah berada pada level unggul dalam membangun sistem perlindungan anak yang terintegrasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Randy Waley.

Menurutnya, kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel memiliki peran penting dalam mendorong kebijakan ramah anak di Kepulauan Aru. Komitmen tersebut, kata Randy, terlihat dari perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan, kesehatan anak, serta upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di tingkat komunitas.

AMAP menilai capaian ini harus dijadikan pijakan untuk memperkuat kebijakan, bukan sekadar prestasi simbolik. Randy Waley menegaskan bahwa penghargaan ini sekaligus menjadi tanggung jawab moral bagi pemerintah daerah untuk memastikan seluruh program ramah anak benar-benar dirasakan hingga ke desa-desa dan pulau-pulau terluar di Kepulauan Aru.

“Kami mengapresiasi kerja Bupati dan seluruh jajaran Pemda Kepulauan Aru. Namun kami juga mengingatkan, penghargaan ini harus dijaga dengan kerja nyata dan pengawasan berkelanjutan. Anak-anak Aru harus benar-benar menjadi pusat pembangunan,” tegasnya.

AMAP menyatakan kesiapan untuk terus menjadi mitra kritis pemerintah daerah dalam mengawal implementasi kebijakan ramah anak, agar predikat Kabupaten Layak Anak Unggul tidak hanya tercatat di atas kertas, tetapi hidup dalam praktik pembangunan sehari-hari di Kepulauan Aru

Editor : RN BE02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *