Maluku, RN Today.com – Gemuruh perlawanan menggaung dari bumi Huamual. Aliansi Rakyat Pengawas Jalan (ARAP – JAM) bersama mahasiswa dan LSM se-Maluku membongkar praktik mafia tambang ilegal di Dusun Laala yang diduga dilindungi oknum aparat. Yang lebih mencengangkan, material haram ini dikabarkan dipakai dalam proyek jalan nasional di bawah Satker 1 BPJN Maluku mengubah proyek negara menjadi mesin pencucian kejahatan lingkungan.
Bukti di lapangan menunjukkan ekskavator dan truk-truk secara terang-terangan mengeruk material tanpa izin di Dusun Laala. Yang memprihatinkan, semua aktivitas ilegal ini berjalan mulus bak di tanah tak bertuan, sementara aparat penegak hukum tutup mata. “Ini bukan sekadar pelanggaran, ini kejahatan terstruktur yang melibatkan jaringan mafia kuat!” tegas Agus selaku koordanator ARAP – JAM pada keterangan ke awak media (11/11).
PT Tiga Ikan diduga menjadi aktor kunci dalam rantai pasok material ilegal ini. Yang mengejutkan, Satker 1 BPJN Maluku sebagai pengawas proyek dinilai lalai melakukan pengawasan. “Bagaimana mungkin proyek nasional menggunakan material ilegal? Ini membuktikan ada permainan kotor antara kontraktor, pengusaha tambang, dan oknum pejabat,” ujar Agus.
Dampak kerusakan lingkungan sudah di depan mata: sumber air tercemar, hutan luluh lantak, lahan produktif masyarakat hancur. Masyarakat adat Huamual menjadi korban utama dari keserakahan segelintir orang yang bersembunyi di balik kedok pembangunan. “Kami tidak akan diam melihat penghancuran sistematis terhadap tanah leluhur kami” tegasnya.
ARAP JAM memberikan ultimatum keras untuk Kapolda Maluku dan Kejati Maluku harus segera turun tangan membongkar jaringan mafia ini. Mereka mendesak audit total terhadap semua proyek Satker 1 BPJN Maluku dan pemeriksaan terhadap PT Tiga Ikan. “Kami beri waktu 3×24 jam bagi aparat untuk bertindak. Jika tidak, kami akan membanjiri jalanan dengan aksi demonstrasi,” ungkapnya.
lebih lanjut ARAP – JAM menambahkan, Hentikan proyek ilegal ini sekarang dan Selamatkan Huamual dari kehancuran Kepada para mafia tambang dan oknum pejabat – waktu Anda hampir habis Rakyat Maluku bangkit dan siap menggulingkan segala bentuk korupsi uang negara, tambahnya.
Editor : RN BE02