PEMERINTAHAN SOSIAL

Dari Jalan Berlumpur Inamosol, Warga Sampaikan Terima Kasih dan Harapan kepada Gubernur Maluku

Share Berita

SBB, RN today.com – Masyarakat Kecamatan Inamosol menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, atas kunjungan langsung ke wilayah mereka yang selama ini dikenal dengan kondisi jalan ekstrem dan sulit dijangkau.

Ucapan tersebut disampaikan warga dalam bentuk surat terbuka yang menggambarkan perjalanan Gubernur dan rombongan melewati medan berat berupa jalan berlumpur, berbatu, terjal, hingga jalur sempit di tepi jurang. Bagi warga, kehadiran orang nomor satu di Maluku itu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian yang nyata.

“TERIMA KASIH TELAH DATANG MENJENGUK KAMI,” menjadi penegasan utama warga. Mereka menilai kunjungan tersebut memiliki makna lebih karena Gubernur memilih merasakan langsung kondisi yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Inamosol.

Baca : Gubernur Maluku Tembus Akses Ekstrem ke Rumberu, Resmikan Gereja dan Putuskan Solusi Jalan Inamosol Lewat Dana Inpres

Warga juga menyoroti keberanian Ibu Gubernur yang turut mendampingi dalam perjalanan tersebut. Bagi masyarakat, kehadiran keduanya mencerminkan empati yang tidak dibuat-buat, melainkan lahir dari niat untuk melihat langsung realitas di lapangan.

Tidak hanya datang, Gubernur juga dinilai memberi ruang bagi masyarakat untuk berbicara. Dalam pertemuan di Pastori Gereja Rumberu usai peresmian gereja yang telah dibangun selama 29 tahun, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi secara langsung.

Raja Rumberu Musa Tibalya, Pj Desa Rambatu Daud Tenine, serta Pj Manusa Abe Neyte bersama para kepala desa lainnya memaparkan kondisi riil infrastruktur di wilayah tersebut. Mereka juga menyerahkan proposal pembangunan jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

Warga menilai sikap Gubernur yang mendengar tanpa menyela dan tanpa tergesa-gesa merupakan hal yang jarang ditemui. “Di zaman sekarang, mendengar adalah hal langka. Tapi beliau membuktikan bahwa beliau peduli,” demikian isi pernyataan warga.

Momentum penting terjadi ketika Gubernur langsung berdiskusi dengan dinas teknis dan pihak terkait, termasuk Wakil Bupati Seram Bagian Barat, terkait status jalan penghubung Waimital–Kawatu–Rumberu–Rambatu–Manusa.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyatakan bahwa pembangunan jalan Inamosol akan diupayakan melalui skema dana Instruksi Presiden (Inpres). Keputusan yang diambil secara cepat di lokasi itu sontak menumbuhkan harapan baru di tengah masyarakat.

Meski demikian, warga mengakui bahwa mereka masih menyimpan kehati-hatian. Pengalaman panjang dengan berbagai janji yang tak terealisasi membuat mereka berharap komitmen tersebut benar-benar diwujudkan.

Jalan penghubung di wilayah Inamosol sendiri telah menjadi persoalan selama puluhan tahun. Warga menggambarkan kondisi yang memprihatinkan, mulai dari ibu hamil yang harus ditandu karena kendaraan tidak bisa melintas, anak-anak yang berjalan kaki berjam-jam untuk bersekolah, hingga hasil pertanian yang sulit dipasarkan karena tingginya biaya transportasi.

“Kami tidak menuntut semuanya selesai dalam semalam. Kami hanya berharap perhatian itu berkelanjutan,” tulis warga dalam pernyataan tersebut.

Di akhir pesan, masyarakat menyampaikan harapan agar Gubernur dapat kembali mengunjungi wilayah mereka, khususnya hingga Desa Manusa, sebagaimana yang telah disampaikan dalam kunjungan tersebut.

Bagi warga Inamosol, momen kunjungan ini akan menjadi catatan sejarah tersendiri. Mereka percaya, kehadiran seorang pemimpin yang berani datang langsung ke wilayah terpencil menjadi titik awal perubahan bagi daerah yang selama ini merasa terpinggirkan.

“Suatu hari nanti, ketika jalan ini sudah terbangun, kami akan mengingat kembali hari ini sebagai awal dari perubahan,” tutup pernyataan warga. (RN-BE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *