Ambon, RN today.com – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-63 Universitas Pattimura, Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, secara resmi membuka Gerakan Penanaman 500 Anakan Pohon yang dipusatkan di halaman Fakultas Pertanian Unpatti, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari lahir Unpatti yang mengusung semangat pengabdian akademik terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Aksi penanaman pohon ini melibatkan civitas akademika, mahasiswa, serta jajaran Pemerintah Provinsi Maluku sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga ekosistem daerah.
Dalam sambutannya, Sadali Ie mengapresiasi langkah Universitas Pattimura yang menjadikan momentum Dies Natalis tidak sekadar seremoni institusional, tetapi juga sebagai refleksi tanggung jawab moral terhadap lingkungan.
“Momentum Dies Natalis harus dimaknai sebagai komitmen pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan. Penanaman pohon bukan hanya simbolis, tetapi langkah konkret menjaga keseimbangan ekosistem,” ujarnya.
Ia menjelaskan, secara ilmiah hutan tropis memiliki kemampuan menyerap karbon antara 30 hingga 250 ton karbon per hektar, tergantung pada jenis dan kondisi vegetasi. Hal ini menunjukkan pentingnya peran pohon dalam mitigasi perubahan iklim serta pengurangan emisi gas rumah kaca.
Menurutnya, penanaman 500 anakan pohon harus diikuti dengan pengawasan dan perawatan berkelanjutan guna memastikan tingkat keberhasilan tumbuh yang optimal.
“Kalau kita tanam 500 anakan pohon, kita berharap minimal 75 persen dapat tumbuh dengan baik. Karena itu perlu pengawasan, penyiraman, serta bibit cadangan untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku, lanjut Sadali, mendukung penuh gerakan penghijauan yang diinisiasi oleh Universitas Pattimura. Ia menilai kampus memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus motor penggerak kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.
Gerakan penanaman pohon ini diharapkan menjadi tradisi akademik berkelanjutan, sehingga setiap momentum Dies Natalis tidak hanya meninggalkan catatan historis, tetapi juga jejak ekologis bagi generasi mendatang.
Acara diakhiri dengan penanaman anakan pohon secara serentak oleh Sekda Maluku bersama Rektor dan civitas akademika sebagai simbol komitmen bersama membangun Maluku yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.
Editor : RN BE02