ORGANISASI PEMERINTAHAN

Gerakan Sedekah Kurma “Ramadhan Inspirasi” Resmi Dibuka Di Ambon, DPRD Soroti Pentingnya Kolaborasi Sosial

Share Berita

AMBON, RN today.com – Gerakan sosial bertajuk Ramadhan Inspirasi melalui program Sedekah Kurma resmi diluncurkan di Kafe Media Graha Ambon Ekspres, Minggu (15/2/2026), ditandai dengan pembukaan kegiatan oleh Ketua BPC HIPMI Kota Ambon yang juga Anggota DPRD Kota Ambon, Muhammad Fadli Toisutta.

Peluncuran program yang dirangkaikan dengan peresmian logo baru Rumah Inspirasi & Literasi Maluku tersebut menjadi titik awal gerakan kolaboratif lintas komunitas yang ditargetkan menjangkau desa dan dusun di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah hingga Seram Bagian Barat selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Dalam keynote speech-nya, Toisutta menekankan bahwa kegiatan sedekah tidak boleh dimaknai sebatas aksi seremonial tahunan, melainkan harus menjadi instrumen sosial dalam memperkuat solidaritas masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi warga.

“Ramadhan harus menjadi momentum membangun empati kolektif. Gerakan sosial seperti ini bukan sekadar berbagi, tetapi upaya konkret memperkuat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai keberlanjutan gerakan kemanusiaan di Maluku hanya dapat terwujud apabila melibatkan kolaborasi aktif antara komunitas, pelaku usaha, generasi muda hingga pemerintah daerah.

Dialog inspiratif yang digelar turut menghadirkan akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku sekaligus pengurus PW Pemuda Muhammadiyah Maluku, Ismail Borut, yang mengulas sedekah dari perspektif sosial-keagamaan.

Menurutnya, praktik sedekah sejatinya memiliki dimensi sosial yang jauh lebih luas dibanding sekadar aktivitas karitatif.

“Sedekah merupakan mekanisme sosial dalam membangun kohesi masyarakat. Praktik berbagi dapat mengurangi kesenjangan serta memperkuat rasa kebersamaan dalam kehidupan sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan Laznas BMH Maluku, Zulkarnain, mengungkapkan bahwa tantangan distribusi bantuan di wilayah kepulauan seperti Maluku masih menjadi persoalan utama dalam kerja-kerja kemanusiaan.

“Tantangan terbesar adalah akses wilayah. Namun semangat berbagi masyarakat Maluku sangat tinggi. Kolaborasi dengan komunitas lokal menjadi kunci agar bantuan dapat menjangkau daerah terpencil,” ungkapnya.

Paparan mengenai peran pemuda dalam gerakan sosial turut disampaikan oleh perwakilan DPD KNPI Maluku, Usman Bugis, yang menilai keterlibatan generasi muda berbasis komunitas menjadi fondasi penting dalam memperluas dampak program kemanusiaan di daerah.

Direktur Rumah Inspirasi & Literasi Maluku, Fahrul Kaisuku, menjelaskan bahwa program Sedekah Inspirasi – Sedekah Kurma telah menjadi agenda rutin selama lima tahun terakhir setiap Ramadhan.

“Tahun ini kami ingin memperluas jangkauan program dan meningkatkan partisipasi publik agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Roemah Beta Kreatif, Farham Suneth, yang menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan membutuhkan sinergi lintas sektor.

Melalui program ini, masyarakat diajak untuk tidak hanya menyumbangkan kurma, tetapi juga Al-Qur’an, buku bacaan hingga paket kebutuhan ibadah bagi masyarakat di wilayah desa dan dusun.

Kafe Media Graha Ambon Ekspres ditetapkan sebagai stasiun pengumpulan donasi kurma yang nantinya akan disalurkan dalam tiga fase selama Ramadhan, yakni pada 10 hari pertama, kedua dan ketiga.

Mengusung tema “Merawat Empati, Menyalakan Inspirasi Ramadhan”, kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai latar belakang komunitas serta insan pers di Kota Ambon dan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan kurma dari para donatur sebagai tanda dimulainya gerakan sedekah Ramadhan tahun ini.

Editor : Redaktur RN today.com 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *