SBT, RN today.com – Dugaan menghilangnya Kepala Desa Administratif Aroa Kataloka, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), secara misterius memicu keresahan warga. Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Desa Aroa Kataloka (IPPMDAEH) secara resmi mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan menyelidiki keberadaan sang pejabat desa tersebut.
Rais Rumanama, perwakilan dari IPPMDAEH, mengungkapkan bahwa kepala desa diketahui tidak berada di tempat dan tidak dapat dihubungi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini terjadi tepat saat masyarakat tengah menyoroti transparansi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
“Ketidakhadiran pejabat publik dalam waktu yang tidak wajar harus segera ditindaklanjuti secara serius. Hal ini penting demi menjaga stabilitas pemerintahan desa dan mencegah spekulasi liar di tengah masyarakat,” ungkapnya kepada awak media Selasa, (17/02/2026).
lebih lanjut Rumanama mendesak (APH) agar memeriksa menyeluruh terhadap penggunaan dana desa.
“Sebagai keuangan negara, APBDes wajib dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan”. Imbuhnya
Absennya kepala desa mengakibatkan roda pemerintahan di Desa Aroa Kataloka terhambat, terutama terkait penjelasan resmi mengenai tata kelola anggaran yang selama ini dipertanyakan
IPPMDAEH menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk kontrol sosial dan tanggung jawab moral mahasiswa. Mereka berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum dan penjelasan objektif mengenai keberadaan kepala desa serta kondisi keuangan desa yang sebenarnya.
Editor : RN BR02