NASIONAL ORGANISASI PEMERINTAHAN

Koalisi Pemuda Bangun Indonesia Timur Apresiasi Respons Cepat BPJN Maluku Tangani Longsor di Jalur Nasional

Share Berita

Maluku, RN Today.com – Direktur Koalisi Pemuda Bangun Indonesia Timur (KPBIT), Karim Kabakoran, memberikan apresiasi atas gerak cepat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, khususnya Satker Wilayah II yang dipimpin oleh Toce Leuwol, dalam menangani bencana longsor di kawasan Gunung SS, Kabupaten Maluku Tengah. Ia menyebut langkah cepat tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga akses jalan nasional demi kepentingan publik di Maluku.
“Ini bukti nyata bahwa BPJN Maluku bekerja bukan hanya di jam kerja. Bahkan saat malam hari, Satker Wilayah II tetap turun langsung ke lapangan, memastikan akses masyarakat tidak terputus. Respons cepat ini patut diapresiasi,” tegas Kabakoran, Kamis (6/11).

Menurutnya, kinerja lapangan yang dilakukan oleh tim Satker Wilayah II di bawah koordinasi Toce Leuwol menunjukkan profesionalitas dan kepedulian tinggi terhadap keselamatan serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan. “Langkah mereka membuktikan BPJN hadir bukan sekadar sebagai pelaksana proyek, tapi juga sebagai garda depan pelayanan publik,” ujarnya.

Namun, Kabakoran juga menyoroti aktivitas kendaraan tronton bermuatan kelapa sawit milik perusahaan yang kerap melintas di ruas tersebut. Ia menilai, beban berat berlebih (over tonase) dari kendaraan tersebut berpotensi merusak struktur jalan dan memperpendek umur teknisnya.
“Kami minta aparat dan dinas terkait menertibkan kendaraan bermuatan berat yang melanggar aturan. Jangan biarkan fasilitas umum rusak akibat kepentingan korporasi,” tegasnya lagi.

Menanggapi hal itu, Kepala Satker Wilayah II BPJN Maluku, Toce Leuwol ketika dikonfirmasi melalui saluran WhatsAppnya menyatakan, bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan nasional, terutama di titik-titik rawan bencana. “Begitu ada laporan longsor, tim kami langsung turun malam itu juga. Kami kirim alat berat dan lakukan pembersihan agar akses bisa pulih secepat mungkin,” ujarnya.

Toce juga mengapresiasi perhatian publik dan kelompok pemuda terhadap kondisi infrastruktur di Maluku. “Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat dan KPBIT. Jalan nasional ini tanggung jawab bersama kami di lapangan akan terus bekerja, tapi kesadaran pengguna jalan juga penting agar fasilitas ini tetap awet,” tutupnya.

Editor : RN (BE – 01 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *