DOBO, RN today.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mulai mengambil langkah serius dalam mempersiapkan keikutsertaan daerah tersebut pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi intens antara pemerintah daerah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, serta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) guna memastikan kesiapan peserta yang akan mewakili daerah.
Langkah awal tersebut ditandai dengan audiensi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, M. Hanafi Rumatiga bersama jajaran pengurus LPTQ dengan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati pada Kamis (5/3/2026) itu membahas secara khusus laporan hasil proses seleksi calon peserta MTQ tingkat provinsi.
Dalam pertemuan tersebut, tim seleksi menyampaikan perkembangan proses penjaringan kafilah yang akan bertanding mewakili Kabupaten Kepulauan Aru. Proses seleksi yang dilakukan tidak berlangsung secara singkat, melainkan melalui tahapan yang cukup panjang untuk menjaring peserta terbaik dari berbagai cabang lomba.
Dijelaskan bahwa proses seleksi kafilah Aru telah dimulai sejak pertengahan Januari hingga awal Februari 2026. Tim Seleksi dan Rekrutmen yang dibentuk melalui Surat Keputusan Bupati melakukan penjaringan secara intensif guna memastikan para peserta yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan yang mumpuni.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, M. Hanafi Rumatiga menegaskan bahwa laporan yang disampaikan kepada Bupati bukan sekadar laporan administratif. Menurutnya, laporan tersebut menjadi pijakan penting untuk merancang langkah pembinaan dan penguatan kualitas peserta sebelum mengikuti MTQ tingkat provinsi.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan program pembinaan yang terarah dan berkelanjutan bagi para peserta yang telah lolos seleksi. Dengan dukungan pelatih yang kompeten dan berpengalaman, diharapkan potensi peserta pada setiap cabang lomba dapat dikembangkan secara maksimal.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel memberikan sejumlah arahan penting terkait komposisi peserta yang akan mewakili daerah. Ia menegaskan bahwa prioritas utama harus diberikan kepada putra-putri daerah yang benar-benar berasal dan berdomisili tetap di Kabupaten Kepulauan Aru.
Bupati menilai bahwa ajang MTQ tidak hanya sekadar kompetisi untuk meraih piala, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun karakter generasi muda. Oleh karena itu, melalui sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan LPTQ, diharapkan kontingen Kabupaten Kepulauan Aru mampu tampil maksimal serta membawa prestasi yang membanggakan pada MTQ Provinsi Maluku 2026 mendatang. (RN-BE).

