EKONOMI RAGAM

Sarasehan Hilirisasi Kelautan dan Perikanan Bahas Rumput Laut Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Maluku

Share Berita

Ambon,RN,Taday,com — Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan salah satu strategi utama yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi Maluku adalah hilirisasi rumput laut sebagai salah satu komoditas unggulan.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam yang selama ini yang lebih banyak diekspor sebagai bahan mentah.

“Selama ini kita menjual hasil laut kita dalam bentuk mentah akibatnya nilai ekonomi kita tidak maksimal,”kata Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa melalui staf ahli bidang pembangunan ekonomi dan keuangan, Umar Alhabsi di acara Sarasehan Hilirisasi Sektor Kelautan dan Perikanan Maluku’ di Gedung Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, Rabu (1/10).

Dalam sambutan gubernur Maluku yang dibacakan staf ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Umar Alhabsi menuturkan hilirisasi yang dinilai sebagai salah satu kunci utama untuk mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi Maluku. Ia mengklaim hilirisasi bisa membuka pintu kesejahteraan yang lebih luas bagi petani rumput laut karena dengan mengelola rumput laut bisa menciptakan berbagai produk yang bernilai ekonomis tinggi.

“Bayangkan dari rumput laut kita bisa menghasilkan beragam kosmetik, makanan dan minuman sehat, ini bukan hanya menguntungkan petani rumput laut namun juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi generasi kita”imbuh dia.

Gubernur, kata dia akan mendukung program hilirisasi industri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap komunitas unggulan Indonesia. Ia bilang pihaknya akan mempermudah urusan regulasi serta memberikan pendampingan teknis dan permodalan bagi petani rumput laut agar sektor ini bisa tumbuh besar dan berkembang.

Atas dasar itu, gubernur meminta dukungan semua pihak seperti petani rumput laut, nelayan, pelaku usaha hingga akademisi untuk berkolaborasi agar menjadikan rumput laut sebagai lokus pertumbuhan ekonomi Maluku yang berkelanjutan.

“Mari kita rubah cara pandang kita sehingga Maluku menjadi pusat industri pengolahan hasil laut khususnya rumput laut,”tukasnya.

Ia berharap Sarasehan atau diskusi bertajuk Hilirisasi Kelautan dan Perikanan Maluku bisa melahirkan gagasan-gagasan cerdas untuk menjadikan laut Maluku sebagai sumber kehidupan masyarakat Maluku pung Bae.

Diskusi bertajuk Hilirisasi Kelautan dan Perikanan Maluku dengan mengusung tema ‘ Rumput Laut Sebagai Lokus Perekonomian Maluku, Dari Laut Untuk Maluku Pung Bae’ digagas oleh DPP Ikatan Masyarakat Nelayan Maluku. Adapun narasumber yang diturunkan seperti, Dirjen Perikanan Budidaya, TB Hairun Rahayu, Anggota DPR RI, Saadiah Uluputty, Dirut PT Raja Anugrah, Juan Buwana, Dirut PD Panca Karya, Muhammad Rani Tualeka, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Maluku, Erawan Asikin hingga Pengusaha Rumput Laut, Martho Zaini Warat.(SLP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *