Ambon, RN today.com – Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura, Dr. Ruslan Tawari, menegaskan bahwa penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan akreditasi merupakan langkah strategis dalam menjaga dan meningkatkan mutu perguruan tinggi.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Fakultas Sains dan Teknologi yang berlangsung di kawasan Pante Baby Beach, Negeri Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (12/3/2026). Dalam forum itu, Ruslan menekankan bahwa kedua aspek tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi fondasi utama dalam mengukur kinerja institusi.
Menurutnya, IKU harus dijadikan sebagai acuan kerja yang jelas, terukur, dan berorientasi pada capaian konkret. Tanpa indikator yang kuat, program kerja berpotensi berjalan tanpa arah dan sulit dievaluasi secara objektif.
Di sisi lain, akreditasi dinilai sebagai representasi kepercayaan publik terhadap kualitas sebuah perguruan tinggi. Ruslan mengingatkan bahwa capaian akreditasi bukan sekadar label, melainkan cerminan dari konsistensi mutu akademik, tata kelola, serta kontribusi kampus terhadap masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya merancang setiap program kerja dengan orientasi hasil yang nyata. Program yang disusun, kata dia, harus mampu memberikan dampak langsung bagi mahasiswa, baik dalam peningkatan kompetensi maupun kesiapan menghadapi dunia kerja.
Melalui penguatan IKU dan akreditasi, Universitas Pattimura diharapkan mampu meningkatkan daya saingnya, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah global. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
(RN-BE)
