PENDIDIKAN PERTANIAN

Panen Raya Bubana Green Unpatti, Warga Bisa Petik Sayur Hidroponik Langsung dari Kebun

Share Berita

AMBON, RN today.com – Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi pertanian modern melalui panen raya kebun hidroponik Bubana Green yang berada di kawasan kampus Unpatti, Ambon.

Panen raya yang dibuka untuk masyarakat umum tersebut berlangsung selama lima hari, mulai Selasa, 1 September hingga Sabtu, 5 September 2026. Prosesi panen secara simbolis dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc., Rabu (2/9/2026).

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat dapat mengunjungi kebun hidroponik Bubana Green setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIT.

Menariknya, pengunjung tidak hanya dapat membeli sayuran segar, tetapi juga berkesempatan memetik sendiri tanaman yang dipilih langsung dari kebun.

Berbagai jenis sayuran hidroponik tersedia dalam panen raya tersebut, di antaranya sawi, samhong, pakcoy hijau, pakcoy white, hingga selada. Hasil panen segar itu ditawarkan dengan harga terjangkau, yakni Rp10 ribu per ikat.

Dalam sambutannya, Prof. Malle mengatakan, keberadaan Bubana Green tidak semata-mata ditujukan sebagai sarana praktik pembelajaran bagi mahasiswa. Kebun tersebut juga dikembangkan sebagai ruang untuk mendorong inovasi di bidang pertanian.

Menurutnya, hasil panen yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem budidaya hidroponik mampu menghasilkan sayuran berkualitas yang memiliki nilai ekonomi dan layak dipasarkan kepada masyarakat.

Ia berharap pengembangan fasilitas tersebut dapat menjadi bagian dari diversifikasi usaha di lingkungan Unpatti sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam mengelola pertanian dengan pendekatan dan teknologi modern.

“Keberadaan kebun ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai bagaimana mengelola pertanian modern sekaligus menghasilkan produk yang bernilai ekonomi,” demikian inti penyampaian Prof.

Selain menjadi tempat mendapatkan sayuran segar, panen raya Bubana Green juga dikembangkan sebagai wisata edukasi pertanian di lingkungan kampus.

Pengunjung dapat mengenal secara langsung dasar-dasar teknik budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, sekaligus menikmati suasana kebun yang ditata menarik dan dapat menjadi lokasi berswafoto.

Konsep tersebut menjadikan Bubana Green tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga membuka ruang interaksi antara kampus dan masyarakat melalui edukasi pertanian berkelanjutan.

Pengembangan kebun hidroponik ini diharapkan turut meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan sehat dan berkelanjutan. Di sisi lain, inovasi tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi pertanian modern yang dinilai relevan untuk dikembangkan di wilayah kepulauan seperti Maluku.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti panen raya, pengelola menerapkan sejumlah ketentuan teknis. Pengunjung diperbolehkan memetik sendiri tanaman yang dipilih, dengan ketentuan pemesanan minimum sebanyak lima ikat karena ketersediaan stok terbatas.

Seluruh proses transaksi dan pembayaran dilakukan secara tunai langsung di lokasi kebun.

Panen raya Bubana Green pun menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat inovasi pertanian yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus menikmati hasil produksi sayuran hidroponik yang segar dan berkualitas.

Editor : RN01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *