PENDIDIKAN

FPIK Unpatti Bidik Daya Saing Global, Akreditasi Internasional Jadi Target

Share Berita

AMBON, RN today.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti) mulai menyusun langkah strategis untuk memperkuat daya saing di tingkat global. Transformasi kelembagaan, penguatan riset, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga akreditasi internasional menjadi sejumlah agenda yang mendapat perhatian serius.

Strategi tersebut dibahas dalam Dialog Pagi Inspiratif bertajuk “Kampus Baru, Transformasi Baru: Arah Strategis FPIK Menuju Fakultas Berdaya Saing Global”, yang digelar di Halte Coffee FPIK, Kamis (3/9/2026).

Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., yang hadir sebagai narasumber, menegaskan bahwa transformasi FPIK membutuhkan kerja bersama dan dukungan berbagai pihak.

Menurut Fredy, pembangunan fakultas tidak cukup hanya dengan menghadirkan gedung dan fasilitas baru. Penguatan kapasitas akademik, kualitas SDM, jaringan kerja sama, serta produktivitas riset harus berjalan secara bersamaan.

“Memang itu butuh kerja keras dan membutuhkan sumber dana yang harus kita perjuangkan. Namun demikian, kita tetap akan berjuang sambil membenahi sarana dan prasarana yang ada,” ujar Fredy.

Ia mengatakan penguatan laboratorium menjadi salah satu kebutuhan penting FPIK. Keberadaan laboratorium yang memadai diperlukan untuk mendukung proses pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, kebutuhan infrastruktur bangunan FPIK juga terus diperjuangkan. Kendati masih menghadapi keterbatasan fasilitas, Fredy menilai kondisi tersebut tidak boleh menghentikan pengembangan akademik.

Karena itu, kolaborasi antar-fakultas di lingkungan Unpatti dinilai dapat menjadi solusi sementara melalui pemanfaatan berbagai fasilitas pembelajaran dan penelitian yang telah tersedia.

Dorong Riset Terkoneksi dengan Industri

Transformasi FPIK juga diarahkan pada peningkatan kualitas dan relevansi riset. Pengembangan penelitian di bidang sains dan teknologi maupun riset yang berorientasi pada kebutuhan industri dinilai perlu diperkuat.

Fredy mendorong agar hasil penelitian perguruan tinggi tidak berhenti sebagai publikasi akademik semata. Riset harus mampu menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha, industri, pemerintah dan masyarakat.

Penguatan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Dengan SDM yang berkualitas dan jaringan kerja sama yang semakin luas, FPIK diharapkan mampu meningkatkan produktivitas akademik sekaligus memperluas jejaring internasional.

Lima Prodi Unggul Dibidik ke Akreditasi Internasional

Di sektor mutu pendidikan, FPIK juga diarahkan untuk meningkatkan capaian akreditasi. Lima program studi yang telah memperoleh predikat akreditasi unggul didorong untuk melangkah ke tingkat internasional melalui ACIN.

Menurut Fredy, langkah tersebut penting untuk meningkatkan pengakuan terhadap kualitas pendidikan FPIK sekaligus memperkuat posisi fakultas dalam persaingan global.

Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik FPIK Unpatti, Ir. Simon Tubalawony, M.Si., mengatakan FPIK memiliki posisi strategis dalam mendukung Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unpatti, yakni Bina Mulia Kelautan.

Posisi tersebut, kata Simon, sekaligus memberikan tanggung jawab besar kepada FPIK untuk melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan karakter sebagai masyarakat laut dan pulau.

“Untuk itu, diskusi akademik ini penting dilaksanakan sebagai ruang untuk menghasilkan berbagai strategi dan kebijakan bagi pengembangan FPIK Universitas Pattimura yang pada akhirnya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Simon menjelaskan, Dialog Pagi Inspiratif tersebut merupakan pertemuan keenam sekaligus terakhir dalam rangkaian kegiatan menyongsong Dies Natalis ke-44 FPIK Unpatti.

Berbagai dialog yang telah digelar sebelumnya diharapkan menghasilkan gagasan, masukan, strategi dan rekomendasi yang dapat menjadi pijakan baru bagi pengembangan FPIK.

Seluruh hasil pemikiran dari rangkaian diskusi tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam naskah akademik. Dokumen itu diharapkan menjadi salah satu pedoman strategis FPIK dalam meningkatkan kualitas pendidikan, riset, kerja sama dan pengembangan kelembagaan.

Fredy berharap transformasi yang sedang dipersiapkan FPIK tidak hanya memberikan kemajuan bagi fakultas, tetapi turut memperkuat posisi Unpatti sebagai perguruan tinggi yang memiliki keunggulan di bidang kelautan dan kepulauan.

“Ini berdampak bagi kemajuan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan sendiri, tetapi juga berdampak bagi kemajuan Unpatti dan pada akhirnya dapat memberikan dampak bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : RN01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *