HUKUM ORGANISASI

Aksi Kekerasan di Sekitar STAIN, FKBM Desak Penegakan Hukum Tegas

Share Berita

Ambon, RN Today.com — Forum Keluarga Buton Maluku (FKBM) mengutuk keras aksi kekerasan brutal yang terjadi di kawasan STAIN pada Jumat, 26 Desember 2025. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama La Daniel, yang diketahui berprofesi sebagai pengemudi di Toko Saburo, mengalami luka akibat sabetan senjata tajam di bagian tangan.

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, FKBM pada hari ini membesuk langsung korban guna memberikan dukungan moril serta memastikan kondisi korban pascakejadian. Dalam kunjungan tersebut, FKBM juga menyalurkan bantuan donasi sebagai wujud solidaritas terhadap korban dan keluarganya.

Donasi diserahkan langsung oleh Bendahara FKBM Kota Ambon, La Muhidin Walli, dan disaksikan oleh Sekretaris Umum FKBM, Arjun Kone, bersama sejumlah pengurus FKBM Provinsi Maluku.
FKBM menilai tindakan pembacokan tersebut sebagai perbuatan keji dan tidak berperikemanusiaan, yang menciptakan rasa takut di ruang publik. Meski insiden terjadi di area kampus, FKBM menegaskan bahwa korban merupakan warga sipil yang sedang menjalankan aktivitas pekerjaan, sehingga tindakan kekerasan ini tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun.

FKBM mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan memproses pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pembiaran terhadap tindak kekerasan, terlebih dengan senjata tajam, dinilai berpotensi memicu konflik dan preseden buruk bagi keamanan masyarakat.
“Penegakan hukum harus dilakukan secara cepat, tegas, dan transparan. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kekerasan untuk lolos dari jerat hukum,” tegas salah satu pengurus FKBM.

FKBM juga meminta pihak terkait untuk mengevaluasi sistem keamanan di sekitar area STAIN guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.

Editor : RN BE02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *