Ambon, RN Today.com – Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta HUT KKP ke-26, dua unit pelaksana teknis (UPT) KKP di Ambon — Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon dan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon — melaksanakan kegiatan restocking atau penebaran ikan laut di perairan Teluk Ambon Dalam (TAD), tepatnya di tanjung Marthafons, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPBL Ambon, Maniji, S.St.Pi., M.Pi., Kepala BPPP Ambon, Abubakar, S.St.Pi., M.Si., serta seluruh pegawai dari kedua UPT KKP tersebut. Penebaran ikan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan dan pemulihan populasi ikan di alam.
“Kami melakukan restocking ikan laut sebagai wujud nyata komitmen KKP dalam pelestarian alam dan sumber daya laut. Tahun ini, kami menebarkan dua jenis ikan, yakni ikan kakap putih sebanyak 400 ekor dan ikan nemo sebanyak 100 ekor,” ujar Maniji kepada awak media.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ikan nemo yang ditebar merupakan jenis ikan hias dengan ukuran sekitar 2 cm. “Harapannya, ikan ini dapat tumbuh hingga ukuran 10 cm atau grade 5 dan nantinya bisa menjadi indukan agar dapat berkembang biak di alam,” tambahnya.
Sementara itu, untuk ikan kakap putih, Maniji menyebut penebaran dilakukan dengan ukuran ikan antara 5 hingga 6 cm. “Kami berharap, ketika ikan ini tumbuh hingga mencapai ukuran layak tangkap sekitar 300 gram ke atas, masyarakat atau nelayan dapat menemukan dan memanfaatkannya dengan bijak,” harapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antarinstansi dalam menjaga kelestarian lingkungan laut. “Kami sangat berharap kerja sama seperti ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang, agar kegiatan seperti restocking bisa terus dilakukan demi menjaga kelestarian sumber daya ikan di Teluk Ambon Dalam,” tutupnya.
Di tempat yang sama, Kepala BPPP Ambon, Abubakar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT KKP ke-26. “Penebaran ikan hari ini bersama BPBL Ambon menjadi salah satu kegiatan utama dalam memperingati Bulan Bakti KKP, sekaligus wujud sinergi antara kedua UPT dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan,” pungkasnya.
Abubakar juga menambahkan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan berbagai kegiatan lingkungan seperti penebaran indukan lobster, pembersihan pantai, dan penanaman mangrove. “Semua kegiatan ini berorientasi pada pemulihan ekosistem dan pelestarian laut. Ke depan, kami berharap kegiatan restocking ikan laut dapat terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan perikanan,” tutupnya.
Editor : NR (EB-)
Kami menjunjung dan salut untuk restoking ya Ng di lakukan oleh BPPP Ambon.
trima kasih kk, semoga teluk ambon baguala kembali bersih dan dihuni oleh ikan ikan yang banyak