Ambon, RN today.com – DPD Konsorsium Pemuda Seram Bagian Barat (SBB) menggelar dialog publik yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, mengangkat tema “Peran Pemuda Seram Bagian Barat Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Maluku.” Kegiatan ini menghadirkan narasumber Nur Mardas, ST., MT, yang juga merupakan putri daerah Seram Bagian Barat.
Dialog tersebut menjadi ruang diskusi bagi para pemuda untuk bertukar gagasan mengenai arah pembangunan Maluku, khususnya bagaimana generasi muda dapat berkontribusi secara nyata dalam proses pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Nur Mardas menekankan bahwa pemuda harus mulai membuka cara berpikir secara luas dan melihat pembangunan tidak hanya dari satu sudut pandang. Menurutnya, pembangunan berkelanjutan menuntut pemahaman yang komprehensif terhadap potensi wilayah serta kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.
Ia juga mengingatkan bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah. Sebaliknya, generasi muda harus mampu mengidentifikasi potensi yang ada di kampung atau daerah masing-masing, lalu mengembangkannya menjadi gagasan dan solusi yang konstruktif.
“Pemuda harus berani terlibat dan memberikan kontribusi ide bagi pembangunan daerah. Kritik itu penting, tetapi harus disertai dengan solusi dan pemikiran yang matang,” ujarnya dalam dialog tersebut.
Menurutnya, salah satu tantangan besar pembangunan daerah adalah kesiapan infrastruktur dasar. Jalan yang tidak memadai, keterbatasan akses air bersih, hingga pengelolaan sampah yang belum optimal sering menjadi penghambat pengembangan potensi daerah. Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk ikut mengawal kebijakan pembangunan serta berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan kepada pemerintah.
Sementara itu, kegiatan dialog yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pemuda Seram Bagian Barat sekaligus memperkuat kesadaran kolektif bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk generasi muda.
DPD Konsorsium Pemuda Seram Bagian Barat berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari lahirnya gagasan-gagasan baru yang mampu mendorong pembangunan berkelanjutan di Maluku. (RN-BE)