DOBO, RN today.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerataan listrik di wilayah kepulauan melalui pengembangan pembangkit listrik tenaga surya. Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menyampaikan bahwa upaya tersebut sejalan dengan target nasional untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam keterangannya, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah menargetkan peningkatan akses listrik hingga sekitar 80 persen selama periode lima tahun ke depan. Target tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan jangka menengah daerah yang disusun untuk memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat.
Menurutnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memiliki program jangka panjang untuk memastikan seluruh wilayah Indonesia dapat menikmati akses listrik yang memadai. Program tersebut mencakup pembangunan berbagai jenis pembangkit yang disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing daerah.
Ia menuturkan bahwa wilayah kepulauan seperti Aru membutuhkan pendekatan khusus dalam pengembangan energi listrik. Banyak desa yang letaknya terpencar dan sulit dijangkau oleh jaringan pembangkit utama sehingga memerlukan sistem pembangkit yang lebih fleksibel dan mandiri.
Dalam konteks tersebut, pembangkit listrik tenaga surya dinilai menjadi salah satu alternatif yang sesuai dengan kondisi wilayah. Intensitas cahaya matahari yang cukup stabil di kawasan kepulauan menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan teknologi energi terbarukan tersebut.
Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan kesiapan infrastruktur yang telah tersedia di sejumlah wilayah. Pembangunan PLTS diharapkan dapat melengkapi sistem kelistrikan yang sudah ada serta memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat yang selama ini masih bergantung pada sumber listrik mandiri.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berharap program pembangunan energi terbarukan ini dapat mempercepat pemerataan listrik di desa-desa pesisir serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan akses terhadap energi. (RN-BE)

