ORGANISASI PEMERINTAHAN

Ketua DPD FPPM Maluku Rudy Rumagia Pasang Badan Soal Isu Hoax Tuduhan Intervensi Sekot dalam Pelelangan Lahan Parkir Kota Ambon

Share Berita

Maluku, RN Today.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Forum Pemuda Peduli Maluku (DPD FPPM) Provinsi Maluku, Rudy Rumagia, angkat bicara menanggapi isu liar dan tuduhan tidak berdasar yang menyebut adanya intervensi Sekretaris Kota (Sekot) Ambon dalam proses pelelangan lahan parkir di Kota Ambon.

Rumagia dengan tegas menyebut bahwa tuduhan tersebut adalah fitnah dan hoax yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum tertentu yang ingin merusak nama baik Pemerintah Kota Ambon, khususnya Sekretaris Kota.

“Isu yang beredar itu sangat tidak berdasar. Kami menilai ini adalah bentuk upaya sistematis untuk menjatuhkan citra Sekot dan menggiring opini publik dengan informasi palsu. Padahal, semua proses lelang lahan parkir sudah berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tegas Rudy Rumagia kepada media, Ambon Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir, banyak informasi hoax yang sengaja dilempar ke publik dengan maksud menciptakan kegaduhan dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi Pemerintah Kota Ambon.
Rumagia menilai, Sekot Ambon justru dikenal sebagai sosok yang tegas, transparan, dan profesional dalam menjalankan tugas, termasuk memastikan proses pelelangan dilakukan secara terbuka dan akuntabel.

“FPPM Maluku tidak akan tinggal diam melihat upaya-upaya destruktif seperti ini. Kami akan terus berada di garda depan membela kebenaran dan menjaga marwah pemerintah dari tuduhan-tuduhan tanpa bukti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rumagia mendesak aparat penegak hukum (APH), baik Kepolisian maupun Kejaksaan, untuk segera mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang menyebarkan isu hoax tersebut.

“Penyebar berita bohong harus ditindak sesuai hukum yang berlaku. Jangan biarkan ruang publik diracuni oleh informasi palsu yang hanya menimbulkan kegaduhan. APH harus turun tangan menelusuri sumber isu ini,” tegasnya lagi.

Rumagia juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat dan media agar lebih berhati-hati dalam menerima serta menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia berharap publik tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bertujuan memecah belah kepercayaan terhadap pemerintah. “Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Ambon. Jangan biarkan fitnah dan hoax menghambat kinerja pemerintahan yang sedang berfokus pada pelayanan publik dan pembangunan daerah,” pungkas Ketua DPD FPPM Maluku itu.

Editor : RN (BE – 01 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *