KEHUTANAN PEMERINTAHAN

BPKH Wilayah IX Ambon Dorong Percepatan Tata Batas Lahan OLNG di Lermatang

Share Berita

KKT, RN Today,com – Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah IX Ambon, Suleman Patitung, menegaskan komitmen seluruh pihak dalam mendukung percepatan penyelesaian tata batas areal pelepasan kawasan hutan untuk pembangunan kilang gas di Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Hal tersebut disampaikan Suleman Patitung dalam rapat pembahasan hasil tata batas areal pelepasan kawasan hutan yang digelar bersama unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pihak kecamatan terkait pembangunan fasilitas Onshore Liquefied Natural Gas (OLNG) pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela.

“Agenda kita pada hari ini adalah rapat pembahasan hasil tata batas areal pelepasan kawasan hutan untuk pembangunan kilang gas di Lermatang. Lokasi pelepasan itu sudah dipasang tanda batas di lapangan berupa pal-pal batas, kemudian hasilnya itulah yang kita bahas bersama para pihak terkait,” ujar Suleman.

Ia menjelaskan, proses tata batas dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dengan melibatkan panitia tata batas yang terdiri dari unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah kecamatan.

“Sesuai SK Menteri Kehutanan, panitia tata batas itu terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten serta pihak kecamatan. Semua unsur itu terlibat dalam pembahasan hasil tata batas hari ini,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, seluruh pihak yang hadir disebut telah menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan penyelesaian seluruh tahapan administrasi maupun teknis agar pembangunan kilang gas di wilayah tersebut dapat segera berjalan.

“Semua tim yang terlibat sepakat untuk mendukung percepatan penyelesaian supaya kegiatan kilang gas di sana bisa cepat beroperasi untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat setempat,” katanya.

Sebagai Ketua Panitia Tata Batas, Suleman Patitung juga mengajak seluruh masyarakat di wilayah Lermatang, tingkat kecamatan, hingga masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar secara umum untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

“Oleh karena itu, saya sebagai ketua panitia mengharapkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, baik masyarakat di Lermatang, di kecamatan maupun seluruh Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Mohon dukungannya agar program ini bisa selesai, berjalan dengan baik, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pemerintah kabupaten,” tutupnya.

Editor : RN BE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *