PENDIDIKAN

PKKMB Unpatti 2026 Dimulai, Rektor Titip Empat Kunci Sukses kepada Mahasiswa Baru

Share Berita

AMBON, RN Today.com – Universitas Pattimura (Unpatti) resmi memulai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (27/8/2026).

Pembukaan PKKMB yang berlangsung di Aula Lantai II Rektorat Unpatti tersebut mengusung tema “Membangun Karakter, Mendorong Inovasi, Mewujudkan Mahasiswa Unpatti Berdampak, Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan subtema “Membangun Budaya Akademik Melalui Penguatan Karakter, Inovasi yang Adaptif, Berdaya Saing, dan Berdampak.”

Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., membuka langsung kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Rektor III Dr. Nur Aida Kubangun, Ketua Panitia Nil Maitimu, serta Plt. Kepala Biro Akademik Lussi R. Loppies.

Dalam arahannya, Rektor tidak sekadar meminta mahasiswa baru mengenal lingkungan kampus, tetapi juga mulai membangun pola belajar yang serius sejak awal memasuki perguruan tinggi.

Ia menitipkan empat hal penting yang menurutnya menjadi modal mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan, yakni memiliki motivasi kuat, aktif mencari dan menguasai informasi, mampu berkompetisi, serta mempunyai strategi belajar yang baik.

“Pertama, harus punya motivasi yang kuat untuk bisa belajar menempuh pendidikan. Kedua, kejarlah informasi seluas mungkin sehingga informasi yang terbuka saat ini bisa Anda kuasai. Ketiga, harus bisa berkompetisi, dan keempat, harus punya strategi belajar yang baik,” ujar Fredy.

Menurutnya, Unpatti pada Tahun Akademik 2026/2027 menerima ribuan mahasiswa melalui berbagai jalur seleksi, mulai dari jalur prestasi, UTBK-SNBT, hingga seleksi mandiri, termasuk RPL dengan nilai UTBK-SNBT.

Dari proses tersebut, sebanyak 5.846 mahasiswa jenjang S1 diterima dan akan menempuh pendidikan pada sejumlah fakultas. Selain itu, program pascasarjana juga menerima sekitar 400 mahasiswa.

“Kurang lebih Universitas Pattimura tahun akademik 2026/2027 ini, baik jenjang S1, S2, dan S3, menerima kurang lebih 6.000-an mahasiswa,” jelasnya.

Fredy juga mengingatkan mahasiswa baru bahwa kehidupan perguruan tinggi berbeda dengan jenjang pendidikan sebelumnya. Mahasiswa dituntut memiliki kemandirian lebih besar dalam menentukan arah dan keberhasilan studinya.

“Dosen akan membimbing, dosen akan mengarahkan, dosen akan mendidik, tetapi yang menentukan keberhasilan Anda adalah Anda sendiri,” tegasnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan kapasitas ruang menjadi salah satu alasan pelaksanaan PKKMB dilakukan secara hybrid. Dari ribuan peserta, hanya sebagian yang hadir secara langsung, sementara mayoritas mengikuti kegiatan melalui Zoom dan kanal YouTube live streaming.

“Tidak ada gedung yang menampung 5.000 mahasiswa. Bahkan gedung Auditorium Unpatti hanya menampung 3.000 jika balkon dan lantai satu digunakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB Unpatti 2026, Nil Maitimu, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai pintu awal bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan perguruan tinggi secara lebih utuh.

Menurutnya, PKKMB harus dipersiapkan secara matang agar mahasiswa mendapatkan informasi yang benar mengenai sistem pendidikan, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik.

“PKKMB juga diharapkan dapat menjadi penyadaran akan adanya hal-hal yang dapat menghambat kehidupan mahasiswa baru,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi digital membawa tantangan sekaligus peluang bagi perguruan tinggi dalam membentuk mahasiswa yang adaptif.

Pemanfaatan teknologi, kata dia, telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa, termasuk dalam proses pendidikan dan berbagai aktivitas kemahasiswaan.

Pada pelaksanaan tahun ini, tercatat 5.592 peserta mengikuti PKKMB. Sebanyak 200 peserta hadir secara langsung, sedangkan 5.392 peserta mengikuti kegiatan melalui Zoom dan YouTube live streaming.

Peserta tersebut berasal dari berbagai fakultas, dengan jumlah terbesar berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 1.454 orang, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis 848 orang, Fakultas Teknik 705 orang, Fakultas Hukum 587 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 589 orang, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 570 orang.

Selain mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, terdapat pula sekitar 1.000 peserta dari tahun sebelumnya yang belum lulus dan kembali mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.

PKKMB Unpatti 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi momentum awal untuk membangun karakter, kemandirian, daya saing, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.

Editor : RN01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *