DOBO, RN today.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru terus memantau perkembangan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpadu Wilayah 4 yang tersebar di lima desa.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemkab Kepulauan Aru menyampaikan perkembangan proyek tersebut berdasarkan laporan Minggu ke-10 periode 14–20 September 2026.
Progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 31,85 persen, sedangkan rencana pekerjaan berada pada 37,71 persen.
PLTS Terpadu Wilayah 4 dibangun di Desa Warialau, Jambu Air, Warabal, Lola dan Karawai dengan total kapasitas berdasarkan lima lokasi tersebut sebesar 623,7 kWp.
Proyek ini diharapkan dapat mendukung penyediaan sumber energi bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah yang menjadi lokasi pembangunan.
Namun, laporan perkembangan menunjukkan masih terdapat pekerjaan yang tertinggal dari rencana, khususnya di Desa Warabal, Lola dan Karawai.

Keterlambatan tersebut terutama berkaitan dengan pekerjaan sipil power house dan pengiriman material. Pihak pelaksana menyatakan akan melakukan percepatan pada minggu berikutnya.
Pembangunan PLTS Terpadu Wilayah 4 disebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru bersama Kementerian ESDM untuk memperluas akses listrik dari energi baru terbarukan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang belum terjangkau jaringan listrik secara memadai.
Editor : RN01


