LINGKUNGAN ORGANISASI

UNPATTI BERSAMA SYARIKAT ISLAM MALUKU DAN PELANUSA BAGIKAN 2.000 MASKER, PEDULI DAMPAK KARHUTLA

Share Berita

AMBON, RN Today.com – Universitas Pattimura (UNPATTI) bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam Maluku, DPC Syarikat Islam se-Maluku, dan Pemerhati Lingkungan Nusantara (PELANUSA) menggelar aksi sosial pembagian 2.000 masker kepada masyarakat Kota Ambon, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan bertajuk Gerak Peduli Warga Kota Ambon: Aksi Sosial Bagi-Bagi Masker tersebut dipusatkan di kawasan Ujung JMP mulai pukul 11.30 WIT. Aksi ini melibatkan puluhan kader muda Syarikat Islam yang turun langsung membagikan masker kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah perhatian terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dari unsur Universitas Pattimura, kegiatan ini melibatkan Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum, Dr. Julista Mustamu, S.H., M.H. Sementara itu, jajaran Syarikat Islam Maluku yang hadir di antaranya Ketua Wilayah SI Maluku, Sadali Ie, dan Sekretaris Wilayah SI Maluku, Muhammad Ali Suneth.

Aksi sosial tersebut dilaksanakan menjelang Muktamar Nasional Ke-42 Syarikat Islam. Momentum ini menjadi wujud kepedulian organisasi bersama kalangan akademisi dan pemerhati lingkungan terhadap persoalan kesehatan publik serta pentingnya menjaga kelestarian alam.

Sekretaris Wilayah Syarikat Islam Maluku, Muhammad Ali Suneth, menyampaikan bahwa pembagian masker tidak sekadar menjadi kegiatan sosial, tetapi juga sarana mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

“Kepedulian tidak boleh berhenti pada kata-kata. Kita harus hadir di tengah masyarakat dan melakukan sesuatu yang manfaatnya dapat dirasakan langsung. Pembagian 2.000 masker ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan warga sekaligus ajakan untuk bersama-sama menjaga lingkungan Maluku,” kata Suneth.

Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan yang menghasilkan asap berpotensi menurunkan kualitas udara serta mengganggu kesehatan masyarakat. Karena itu, upaya perlindungan warga perlu disertai langkah pencegahan kebakaran, edukasi lingkungan, pengawasan kawasan hutan, dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Ancaman karhutla menjadi perhatian penting bagi wilayah kepulauan seperti Maluku. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kualitas udara, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan vegetasi, hilangnya habitat satwa, terganggunya keseimbangan ekosistem, serta terancamnya sumber penghidupan masyarakat yang bergantung pada hasil hutan.

Dalam konteks tersebut, keterlibatan perguruan tinggi menjadi bagian penting untuk memperkuat edukasi publik dan mendorong kepedulian lingkungan berbasis pengetahuan. Kolaborasi antara UNPATTI, organisasi kemasyarakatan, dan pemerhati lingkungan diharapkan dapat memperluas kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus melindungi lingkungan.

Selain itu, keterlibatan puluhan kader muda Syarikat Islam menunjukkan peran strategis generasi muda dalam kegiatan kemanusiaan. Mereka tidak hanya berperan dalam organisasi, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Gerakan tersebut diharapkan dapat berlanjut melalui kampanye pencegahan kebakaran hutan, edukasi agar masyarakat tidak membakar lahan secara sembarangan, serta kegiatan yang mendorong perlindungan lingkungan secara berkelanjutan.

Masker yang dibagikan menjadi salah satu bentuk dukungan perlindungan diri bagi masyarakat. Namun, penggunaannya tidak menggantikan upaya pengendalian sumber kebakaran, penghindaran kawasan dengan asap pekat, maupun kepatuhan terhadap arahan kesehatan dan informasi kualitas udara dari instansi berwenang.

Kolaborasi ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas pemerhati lingkungan dalam merespons persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Menjelang Muktamar Nasional Ke-42 Syarikat Islam, aksi pembagian 2.000 masker tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial yang mengedepankan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, semangat menjaga kesehatan warga dan melindungi lingkungan diharapkan semakin tumbuh di Kota Ambon dan menjangkau wilayah Maluku yang lebih luas.

Peduli Sesama, Lindungi Warga, Wujudkan Ambon yang Sehat.

Editor : Admin RN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *