OLAHRAGA

Atlet Gym Maluku Harap Pemerintah Provinsi Bentuk Wadah Resmi PBFI, Ethnies Gym Ambon Unggul dalam Partisipasi Event Ternate

Share Berita

Maluku, RN Today.com – Para atlet gym asal Maluku kembali menunjukkan komitmen besar dalam mengembangkan olahraga binaraga meski tanpa dukungan organisasi resmi. Dalam event binaraga yang digelar di Ternate, sejumlah atlet dari Ambon turun berlaga dengan membawa nama gym masing-masing, karena hingga hari ini Maluku belum memiliki wadah resmi Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI).

Tahun ini, kontingen Ambon diisi oleh atlet dari Ethnies Gym Ambon dan Hammer Gym Ambon, menunjukkan bahwa minat terhadap dunia binaraga di Maluku terus berkembang. Kehadiran dua gym ini sekaligus menandai peningkatan partisipasi dibanding tahun 2024 lalu, ketika Ambon hanya diwakili oleh Ethnies Gym. Pada tahun tersebut, Ethnies mencatat prestasi membanggakan dengan meraih juara 1, 3, dan 6 di kelas Super Beginner serta juara 3 di kelas New Beginner.

Untuk ajang Piala Gubernur Maluku Utara 2025, para atlet kembali berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih juara 4 di kelas Super Beginner dan juara 5 di kelas New Beginner, meski seluruh biaya keberangkatan, persiapan, serta pembinaan masih ditanggung mandiri oleh para peserta.

Farouk, Owner Ethnies Gym Ambon yang turut mendampingi atlet dalam kompetisi tersebut, menyampaikan bahwa perjuangan para atlet selama ini berjalan tanpa payung organisasi yang seharusnya menjadi fondasi pembinaan resmi.

“Kami berangkat dengan biaya sendiri, membawa nama gym masing-masing karena wadah PBFI di Maluku memang belum ada. Ethnies Gym Ambon bahkan harus membantu memfasilitasi beberapa atlet agar bisa tampil di Ternate. Harapan kami, pemerintah provinsi dapat melihat potensi ini dan segera membentuk PBFI agar pembinaan bisa lebih terarah,” ujarnya ke media 06/12/2025

Menurutnya, tidak adanya organisasi resmi di Maluku yang membuat pembibitan atlet, penataan program latihan, dan keberangkatan ke kompetisi luar daerah kecuali dilakukan secara mandiri. Meski demikian tambahnya, semangat para atlet Maluku tetap tak surut. Mereka bertekad untuk terus mengharumkan nama daerah di tengah segala keterbatasan.

Farouk menambahkan, Para atlet, pelatih, dan pengelola gym berharap pemerintah Provinsi dapat membentuk PBFI di Maluku sebagai wadah dan menjadi titik awal lahirnya pembinaan atlet yang lebih profesional, terarah, dan berkelanjutan. Dengan dukungan dari pemerintah provinsi, mereka yakin Maluku mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing secara nasional bahkan internasional.

 

Editor : RN BE02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *