AMBON, RN today.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi dalam mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan, khususnya di wilayah Maluku.
Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan saat memberikan kuliah umum di Universitas Pattimura (Unpatti), Ambon, Rabu (2/9/2026).
Kehadiran Menko Pangan di Kampus Unpatti mendapat sambutan hangat dari Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. Kuliah umum yang berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Rektorat Unpatti tersebut diikuti civitas akademika.
Fredy mengatakan, kehadiran Zulkifli Hasan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan.
“Kami merasa sangat terhormat, bangga, dan bersyukur atas kehadiran Bapak Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia di Universitas Pattimura,” kata Fredy.
Menurutnya, Maluku memiliki modal besar dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Kondisi geografis Maluku yang sekitar 90 persen wilayahnya merupakan laut menjadi potensi yang harus dikelola secara optimal.
“Kepulauan Maluku kurang lebih 90 persen wilayahnya adalah laut dan hanya sekitar 10 persen daratan. Ini merupakan sumber daya alam yang sangat besar untuk bisa kita kembangkan bersama,” ujarnya.
Fredy menjelaskan, Unpatti telah memiliki sumber daya manusia serta sejumlah fasilitas pendukung pengembangan kelautan dan perikanan.
Beberapa fasilitas tersebut antara lain kolam pembenihan, kolam budidaya, keramba jaring apung, cold storage hingga pabrik es.
Namun, sebagian fasilitas tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal akibat keterbatasan dukungan dan pembiayaan.
“Semua sudah tersedia, tetapi belum berfungsi secara maksimal. Untuk meningkatkan kapabilitas dan produktivitas kawasan tersebut, tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit,” jelasnya.
Karena itu, Fredy berharap pemerintah dapat memberikan dukungan program agar fasilitas yang dimiliki Unpatti dapat dikembangkan dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
“Kami berharap melalui kesempatan ini ada dukungan program dari Pak Menteri. Kalau memungkinkan, ada staf yang dapat ditugaskan untuk melihat langsung lokasi tersebut sehingga bisa dikembangkan lebih lanjut,” tambahnya.
Sementara itu, Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah siap membangun kerja sama dengan Unpatti maupun perguruan tinggi lainnya untuk mendukung berbagai program di bidang pangan, kelautan dan perikanan.
Menurut Zulkifli, perguruan tinggi memiliki peran penting karena memiliki kapasitas riset, sumber daya manusia, inovasi dan kemampuan pendampingan masyarakat.
“Kita ada program yang sangat perlu dukungan kampus, yaitu untuk mendukung kesejahteraan nelayan,” kata Zulkifli kepada wartawan.
Ia menyebut Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur memiliki potensi perikanan yang besar sehingga membutuhkan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi.
Zulkifli berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan akademik, tetapi dapat menghasilkan program konkret yang meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Ini tentu perlu kerja sama dengan kampus, terutama untuk daerah seperti Maluku, Maluku Utara, termasuk NTT yang merupakan wilayah 3T dan memiliki potensi ikan yang besar,” ujarnya.
Editor : RN01
