Ambon, RN today.com – Sekretaris Umum Forum Keluarga Buton Maluku (FKBM), Arjun Kone, menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi di Desa Loki, Kabupaten Seram Bagian Barat, merupakan tindakan kriminal murni dan tidak berkaitan dengan konflik antar suku.
Dalam keterangannya, 20/03/2026, Arjun meminta masyarakat tidak menggiring persoalan ini ke ranah yang lebih luas, apalagi mengaitkannya dengan identitas kelompok tertentu.
“Perlu kami tegaskan bahwa kejadian ini adalah persoalan personal yang kemudian berkembang terbatas, bahkan jika melebar hanya pada lingkup antar kampung, bukan konflik antar suku,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa penyebaran narasi yang keliru justru berpotensi memperkeruh situasi dan memicu ketegangan yang tidak perlu di tengah masyarakat.
Karena itu, FKBM menghimbau seluruh pihak yang berada di Desa Loki dan sekitarnya agar dapat menahan diri, terlebih saat ini masih dalam suasana bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Momentum ini seharusnya menjadi waktu untuk menjaga kedamaian dan mempererat persaudaraan, bukan memperbesar persoalan,” katanya.
FKBM juga meminta agar seluruh proses penanganan kasus diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk diusut secara tuntas dan profesional.
“Kami mengajak semua pihak untuk mempercayakan penyelesaian ini kepada pihak berwenang, sehingga akar persoalan dapat diselesaikan secara adil tanpa menimbulkan dampak yang lebih luas,” tegas Arjun.
Ia kembali menekankan agar masyarakat tidak terprovokasi serta tidak memarginalkan persoalan ini ke isu-isu yang bersifat suku atau kelompok. (RN-BE)