HUKUM ORGANISASI

Ketua ARAP JAM Tantang Kejati & Polda Maluku: Usut Tuntas Dugaan Korupsi Johan Gonga!

Share Berita

Maluku RN Today.com – Ketua Aliansi Rakyat Pengawas Jalan Maluku (ARAP JAM), Agus, secara terbuka menantang Kejaksaan Tinggi Maluku (Kejati Maluku) dan Polda Maluku untuk segera menuntaskan dugaan korupsi besar peninggalan mantan Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga.

Dalam pernyataannya di Kota Ambon, Agus menegaskan, rakyat sudah terlalu lama menunggu tindakan aparat penegak hukum terhadap kasus-kasus besar yang merugikan keuangan negara. “Kami tidak akan tinggal diam! Jika Kejati dan Polda Maluku terus bermain aman dan takut menyentuh pejabat lama yang diduga korup, maka kami sendiri yang akan turun ke jalan. Jangan ada lagi pejabat kebal hukum di Maluku!” tegas Agus kepada awak media (11/06/2025)

Berdasarkan hasil investigasi ARAP JAM, sejumlah proyek dan anggaran bermasalah pemerintahan lama masih mangkrak dan belum jelas ujungnya:

  • Dugaan penyalahgunaan dana hibah dan DAK yang tidak sesuai peruntukan, estimasi kerugian negara mencapai Rp70 miliar.
  • Dugaan pertanggungjawaban fiktif pada tunjangan guru (TPG & TKG) 2024 senilai Rp9,4 miliar dari APB/DAU.
  • Dua proyek besar mangkrak: Jembatan Jerol Rp15 miliar dan Jembatan Marbali Rp18 miliar dari DAK Afirmasi 2018.

Agus menegaskan, ARAP JAM siap menggelar aksi besar di Ambon untuk menekan Kejati dan Polda agar segera menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan. “Kalau bukti sudah cukup, hentikan alasan teknis! Jangan lagi jadi tameng bagi kejahatan pejabat. Rakyat Aru dan Maluku sudah muak dengan permainan hukum yang tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegas Agus.

ARAP JAM juga menyampaikan beberapa desakan:

  • Kejati Maluku segera tingkatkan status penanganan kasus menjadi penyidikan bila bukti cukup.
  • Polda Maluku harus aktif berkoordinasi agar tidak ada hambatan dalam pengusutan.
  • Proses hukum harus terbuka, jujur, dan bebas intervensi politik.
  • Lakukan penelusuran aset dan pengembalian kerugian negara jika terbukti korupsi.

Agus menutup pernyataannya dengan nada keras: “ARAP JAM tidak tunduk pada kekuasaan. Kami berdiri bersama rakyat Maluku menolak korupsi, menolak kebusukan, dan menolak pejabat yang mencuri uang rakyat!”

hingga berita ini ditayangkan pihak media berusaha konfirmasi dengan pihak Johan Gonga. tapi belum terhubung 

Editor : RN (EB-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *