ORGANISASI SOSIAL

Calon Ketua Umum BPD Permaru Maluku A. Roiminak Serukan Perdamaian atas Konflik Salarem dan Kalar-Kalar

Share Berita

Maluku, RN Today.com – Calon Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Mahasiswa Aru (Permaru) Maluku, A. Roiminak, menyerukan pesan perdamaian kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru menyusul situasi yang sempat memanas akibat konflik antara masyarakat Desa Salarem dan Desa Kalar-Kalar.

Sebagai representasi mahasiswa Aru yang sedang menempuh pendidikan di Kota Ambon, Roiminak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengedepankan persaudaraan dan menjaga keharmonisan yang selama ini menjadi identitas masyarakat Aru.

“Dengan kerendahan hati, saya mewakili teman-teman mahasiswa Aru menyampaikan seruan damai kepada saudara-saudari kami dari Desa Salarem dan Desa Kalar-Kalar. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat kedua desa untuk tetap menjaga ikatan persaudaraan Pela dan Jabu yang telah lama menjadi perekat kehidupan masyarakat Aru,” ujar Roiminak dalam pernyataannya, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, setiap persoalan yang muncul harus disikapi dengan kepala dingin dan penuh kebijaksanaan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi maupun terlibat dalam tindakan yang dapat memperkeruh suasana.

“Saya mengingatkan kita semua tentang pentingnya kejernihan dalam berpikir dan bijak dalam menyikapi persoalan yang terjadi. Jangan sampai kita menjadi korban provokasi ataupun justru menjadi pihak yang memprovokasi,” katanya.

Roiminak menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Aru selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan kerukunan. Karena itu, ia berharap citra positif tersebut tetap terjaga di tengah berbagai dinamika yang terjadi.

“Jangan biarkan nama baik Aru yang selama ini dikenal ramah dan rukun menjadi ternodai. Kedamaian adalah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan bagi anak cucu Jarjuir di masa depan,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa emosi dan dendam tidak akan pernah menjadi jalan keluar dari sebuah konflik. Sebaliknya, dialog dan musyawarah merupakan cara yang lebih bermartabat untuk menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Selain menyampaikan seruan damai, Roiminak turut mengapresiasi berbagai pihak yang telah berupaya menjaga situasi tetap kondusif. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, jajaran kepolisian, TNI, tokoh adat, serta tokoh masyarakat yang terus berupaya membangun komunikasi dan mendamaikan kedua desa yang bertikai.

Ia berharap langkah-langkah yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil sehingga hubungan persaudaraan antara masyarakat Desa Salarem dan Desa Kalar-Kalar kembali terjalin dengan baik.

“Mari kita sama-sama membuktikan bahwa Aru adalah rumah yang aman, damai, dan nyaman bagi semua. Karena sejatinya, kerukunan adalah tanggung jawab kita bersama sebagai orang Jarjuir,” pungkasnya.

Editor : RN-BE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *