Ambon, RN Today.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai Dana DIPA Unpatti Tahun 2026, tim dosen FPIK melaksanakan kegiatan pemberdayaan bagi Kelompok Nelayan Tiga Nona di Desa Ureng, Kabupaten Maluku Tengah.
Program bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Nelayan Tiga Nona melalui Diversifikasi dan Pengolahan Produk Perikanan untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi” ini bertujuan meningkatkan kemampuan nelayan dalam mengolah hasil tangkapan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing lebih tinggi.
Ketua Tim PKM, Dr. Meigy Nelce Mailoa, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar nelayan masih bergantung pada penjualan ikan segar yang sangat dipengaruhi kondisi pasar dan musim penangkapan. Karena itu, diversifikasi produk menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada pembuatan sambal ikan asap dan biskuit berbahan tepung ikan teri yang memiliki potensi pasar serta nilai ekonomi lebih tinggi,” ujarnya.
Selain pelatihan pengolahan produk, peserta juga mendapatkan materi mengenai sanitasi dan higiene pangan, teknik pengemasan, hingga strategi peningkatan mutu produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Program yang melibatkan dosen dan mahasiswa FPIK tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Negeri Ureng. Bendahara Negeri Ureng, Baharu Laitupa, yang mewakili Penjabat Kepala Pemerintahan Negeri Ureng, mengapresiasi langkah Universitas Pattimura dalam memberikan keterampilan baru kepada masyarakat nelayan.
Menurutnya, pengolahan hasil perikanan merupakan peluang besar untuk menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
Sebagai tindak lanjut, tim PKM tidak hanya berhenti pada tahap pelatihan. Pendampingan dan evaluasi akan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dan mengembangkan usaha secara mandiri.
Melalui program ini, Kelompok Nelayan Tiga Nona diharapkan mampu menghasilkan produk unggulan berbasis perikanan yang tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Editor : BE
