EKONOMI KEAMANAN

Gada Pratama Gelombang II Dimulai, Polda Maluku Dorong Satpam Jadi Mitra Strategis Polri

Share Berita

AMBON, RN today.com – Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) kualifikasi Gada Pratama gelombang II di Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Ambon resmi dimulai. Para peserta didorong tidak hanya memiliki kemampuan pengamanan, tetapi juga membangun karakter, disiplin, dan sikap profesional dalam menjalankan tugas.

Pesan tersebut disampaikan Kompol Meytha M. Samury, SH, Kasubdit Polmas Ditbinmas Polda Maluku, yang mewakili Direktur Binmas Polda Maluku dalam upacara pembukaan pelatihan.

Di hadapan peserta, Kompol Meytha menegaskan bahwa tugas Satpam memiliki posisi penting dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja.

Satpam, kata dia, merupakan bagian dari komponen pengemban fungsi kepolisian terbatas. Karena itu, seorang petugas Satpam tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi harus memiliki pengetahuan, keterampilan, kepribadian, serta kedisiplinan yang baik.

“Sebagai petugas yang mengemban kepolisian secara terbatas, maka setiap anggota satuan pengamanan dituntut memiliki sikap mental, kepribadian yang baik, disiplin, serta menguasai berbagai ilmu pengetahuan yang dapat mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya,” ujar Kompol Meytha.

Menurutnya, pelatihan Gada Pratama menjadi tahapan penting bagi warga negara yang memilih profesi sebagai anggota Satpam. Proses pendidikan dan pelatihan tersebut diharapkan mampu memberikan bekal sebelum peserta menjalankan tugas pengamanan di instansi maupun perusahaan.

Pelatihan Gada Pratama dilaksanakan dengan pola 140 jam pelajaran, dengan materi yang diarahkan untuk membentuk petugas Satpam yang memiliki sikap mental dan kepribadian baik, kesamaptaan fisik, serta pengetahuan dan keterampilan dasar pengamanan.

Kompol Meytha juga mengingatkan peserta agar tidak menganggap pelatihan tersebut hanya sebagai formalitas untuk memperoleh kualifikasi. Setiap materi dan arahan instruktur harus dipahami serta diterapkan sebagai bekal dalam menghadapi tugas di lapangan.

“Saudara harus melaksanakan kegiatan pelatihan ini dengan berpedoman kepada janji dan prinsip-prinsip penuntun Satpam sehingga diharapkan akan mendapatkan hasil yang optimal sebagai bekal di tempat bekerja nantinya,” pesannya.

Ia kemudian memberikan lima penekanan kepada peserta.

Peserta diminta meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempersiapkan fisik dan mental, serta mematuhi seluruh petunjuk dan arahan pelatih maupun instruktur.

Selain itu, peserta diminta menjaga hubungan harmonis dengan sesama peserta, pembina, dan instruktur selama mengikuti pendidikan. Mereka juga diingatkan untuk menjaga nama baik Polri dan Korps Satpam sebagai bagian dari kemitraan dalam bidang keamanan.

Bagi Ditbinmas Polda Maluku, pembentukan Satpam yang profesional menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengamanan swakarsa. Satpam diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai kewenangan, prosedur, dan tanggung jawabnya, sekaligus menjadi mitra Polri dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

 

Editor : RN01

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *