Ambon, RN Today.com – Rektor Universitas Pattimura (UNPATTI), Prof, Dr. Fredy Leiwakabessy, menegaskan bahwa momentum wisuda bukanlah garis akhir dari proses pendidikan, melainkan titik awal pengabdian ilmu di tengah masyarakat. Hal itu disampaikan dalam prosesi wisuda tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Dies Natalis ke-63 di Auditorium Unpatti Kamis, 23/04/2026.
Dalam suasana yang berlangsung sebanyak 1.298 lulusan resmi dikukuhkan. Rinciannya terdiri dari 845 lulusan sarjana (S1), 363 lulusan profesi, 75 lulusan magister, dan 5 lulusan doktor, serta puluhan lulusan program lainnya.
Rektor menekankan bahwa capaian akademik seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia menyebutkan bahwa sekitar 85 persen lulusan telah memenuhi standar pendidikan dengan baik, sementara sebagian kecil lainnya mencatatkan prestasi gemilang.
“Gelar akademik yang disematkan hari ini adalah awal dari proses belajar yang sesungguhnya dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya di hadapan para wisudawan dan orang tua.
Menurutnya, tantangan ke depan tidak hanya soal kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan adaptasi, integritas, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya Maluku dan kawasan timur Indonesia.
Rektor juga mengapresiasi para orang tua yang telah berperan besar dalam mendukung keberhasilan para lulusan. Ia menyebut keberhasilan wisudawan merupakan hasil kolaborasi antara keluarga dan institusi pendidikan.
Rektor pun menambahkan, Momentum wisuda ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang universitas dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Dengan bekal ilmu dan karakter yang telah dibentuk selama masa studi, para lulusan diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, terutama dalam konteks masyarakat kepulauan,” ujarnya. (BE)




