SERAM, RN today.com – Upaya pemulihan pascakonflik antara Negeri Patahuwe dan Negeri Lisabata terus dilakukan. Pemerintah bersama TNI-Polri bergerak cepat membantu masyarakat terdampak, termasuk membangun kembali Pastori Jemaat GPM Patahuwe yang mengalami kebakaran.
Gerak cepat tersebut melibatkan Camat Taniwel Timur bersama TNI dan Polri, sebagai bagian dari langkah pemulihan di wilayah terdampak.
Langkah ini dilakukan atas arahan Bupati Seram Bagian Barat, Pangdam XV/Pattimura dan Kapolda Maluku, dengan melibatkan Polres Seram Bagian Barat, Kodim, Camat Taniwel serta Camat Taniwel Timur.
Pembangunan kembali Pastori Jemaat GPM Patahuwe menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah dan aparat terhadap masyarakat yang terdampak konflik.
Tidak hanya membangun kembali fasilitas yang rusak, pemerintah bersama TNI-Polri juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar warga yang masih berada di pengungsian.
Salah satunya dengan membangun dapur makan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat selama berada di tempat pengungsian.
Keterlibatan langsung pemerintah dan aparat di lapangan menunjukkan bahwa proses pemulihan tidak hanya berbicara mengenai aspek keamanan, tetapi juga menyangkut pemulihan kehidupan sosial dan kebutuhan kemanusiaan masyarakat.
Pembangunan dilakukan secara bersama-sama dan gotong royong. Semangat tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan sekaligus mengembalikan rasa aman dan kepercayaan masyarakat setelah konflik.
Di tengah proses pemulihan, masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Semua pihak diminta menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.
Pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta TNI-Polri diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan membuka ruang dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Pemulihan pascakonflik membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, masyarakat di dataran Sapalewa Batai dan Saka Mese Nusa diajak kembali memperkuat nilai hidup orang basudara.
“Jaga hidop orang basudara di dataran Sapalewa Batai, Saka Mese Nusa. Katong samua basudara.”
Editor : RN01
