EKONOMI PEMERINTAHAN

Kelangkaan BBM Mulai Lumpuhkan Transportasi Dan Logistik Ambon

Share Berita

Ambon, RN Today.com – Pemandangan mencemaskan terlihat di sepanjang ruas jalan utama Kota Ambon pada Senin, (30/03/2026). Ribuan kendaraan terjebak dalam antrean yang nyaris tak bergerak di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Fenomena ini bukan sekadar gangguan distribusi biasa, melainkan sinyal merah bagi ekonomi Maluku akibat “badai” yang sedang berkecamuk di Timur Tengah.

Krisis energi yang melanda Negeri Seribu Pulau ini merupakan dampak langsung dari eskalasi militer yang kian brutal antara  Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Titik kritis terjadi ketika otoritas terkait memutuskan untuk menutup selat Hormuz, jalur nadi yang mengalirkan sekitar 20% hingga 30% konsumsi minyak dunia.

Akibat blokade jalur maritim paling vital tersebut, pasar energi global terguncang hebat. Harga minyak mentah dunia dilaporkan melonjak drastis hingga menyentuh angka USD116 per barel. Lonjakan ini menciptakan efek domino yang merambat cepat hingga ke tangki-tangki bensin warga di kota Ambon.

Kelangkaan BBM yang mulai terlihat di kota Ambon bukan hanya masalah waktu yang terbuang di jalan, namun juga ancaman nyata bagi stabilitas harga pangan. kenaikan biaya transportasi logistik akan segera memicu pembengkakan harga barang pokok di pasar-pasar yang ada di Ambon.

​Jika pasokan tidak segera distabilkan, kita akan melihat kenaikan harga bahan pokok secara eksponensial dalam hitungan hari. Ambon sangat bergantung pada distribusi logistik laut dan darat yang semuanya bertenaga fosil.

​Masyarakat mulai menunjukkan keresahan. Ratusan sopir angkutan kota (Angkot) dan ojek daring terpaksa berhenti beroperasi demi mendapatkan literan bensin yang kian langka.

Oleh : Ajamain Basir Rumlus, Penulis Adalah Pegiat Media Sosial

Editor : EB02

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *