Jakarta, RN today.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Holistik, Fadel Rumakat, merespons polemik yang berkembang terkait pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang belakangan menuai beragam tafsir di ruang publik.
Menurut Fadel, dinamika yang terjadi tidak lepas dari cara sebagian media membingkai pernyataan tersebut secara tidak utuh, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Dalam situasi global yang penuh tekanan, terutama terkait krisis energi, publik harus mendapatkan informasi yang jernih dan utuh. Framing yang keliru justru dapat memperkeruh keadaan,” ujar Fadel dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).
Ia menilai, imbauan penghematan energi yang disampaikan pemerintah seharusnya dipahami sebagai langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan energi nasional, bukan sebagai kebijakan yang membebani masyarakat.
“Ini adalah bagian dari strategi nasional dalam menghadapi ketidakpastian global. Jadi penting bagi masyarakat untuk melihat konteks utuh dari setiap pernyataan pejabat publik,” tegasnya.
Fadel juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak lengkap dapat memicu efek domino, mulai dari kepanikan publik hingga menurunnya kepercayaan terhadap institusi negara.
“Ketika informasi tidak disampaikan secara berimbang, dampaknya bukan hanya pada persepsi publik, tetapi juga pada stabilitas sosial. Ini yang harus kita hindari bersama,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap rasional dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu sesuai dengan fakta.
“Di tengah krisis energi global, kita justru harus memperkuat solidaritas dan menjaga persatuan. Jangan sampai ruang publik dipenuhi oleh informasi yang menyesatkan,” ujarnya.
Di sisi lain, Fadel tetap mendorong media massa untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial, namun dengan menjunjung tinggi prinsip akurasi, verifikasi, dan keberimbangan.
“Media adalah pilar penting demokrasi. Karena itu, setiap informasi yang disampaikan harus melalui proses verifikasi yang ketat agar tidak menimbulkan distorsi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ia menegaskan, DPP Holistik akan terus mengawal isu-isu strategis nasional serta mendorong narasi publik yang konstruktif dan menyejukkan.
“Ini momentum bagi semua pihak, baik pemerintah, media, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional di tengah tantangan global yang tidak ringan,” pungkasnya.
Editor : RN BR03