EKONOMI KEHUTANAN KESEHATAN

Krisis Air Bersih Tak Kunjung Teratasi dan Karhutla, Warga Pasahari Sesalkan Sikap Bupati dan Wakil Bupati Malteng

Share Berita

PASAHARI, RN Today.com – Kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mulai disuarakan warga Negeri Pasahari. Di tengah krisis air bersih yang berkepanjangan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah tersebut, warga menyesalkan belum adanya perhatian langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah terhadap kondisi yang mereka hadapi.

Salah satu warga Negeri Pasahari yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, masyarakat merasa seolah-olah dibiarkan menghadapi persoalan sendiri tanpa kehadiran pemerintah daerah di tengah kesulitan yang mereka alami.

Menurutnya, krisis air bersih bukan persoalan baru bagi warga Pasahari. Kebutuhan dasar masyarakat terhadap air minum yang layak masih menjadi masalah berkepanjangan. Pada saat bersamaan, kebakaran hutan dan lahan turut menambah kekhawatiran warga terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Warga tersebut menyayangkan belum terlihatnya kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah untuk meninjau langsung situasi di Pasahari maupun memastikan langkah penanganan terhadap persoalan tersebut.

Kekecewaan itu juga berkaitan dengan harapan masyarakat setelah pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Warga menilai masyarakat Pasahari turut memberikan kontribusi suara dalam proses politik yang mengantarkan kepemimpinan daerah saat ini.

Namun, ketika masyarakat menghadapi persoalan mendasar, seperti kesulitan memperoleh air bersih dan ancaman kebakaran hutan dan lahan, mereka berharap pemerintah daerah tidak hanya hadir dalam momentum politik, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata ketika rakyat membutuhkan pertolongan.

“Jangan sampai masyarakat hanya diingat ketika suara dibutuhkan. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan seperti sekarang, kami juga membutuhkan kehadiran dan perhatian pemerintah,” demikian inti kekecewaan yang disampaikan warga tersebut.

Bagi masyarakat Pasahari, persoalan ini bukan sekadar tentang kunjungan pejabat, melainkan menyangkut tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi serta memberikan respons terhadap ancaman lingkungan yang terjadi di wilayah mereka.

Warga berharap Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis air bersih, sekaligus memastikan penanganan karhutla berjalan secara serius dan terkoordinasi.

Masyarakat juga membutuhkan kepastian mengenai langkah darurat yang disiapkan pemerintah, termasuk dukungan pasokan air bersih bagi warga serta upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Warga berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi yang mereka alami. Sebab, kehadiran pemerintah justru paling dibutuhkan ketika masyarakat menghadapi kesulitan, bukan hanya ketika momentum politik berlangsung.

Editor : Admin RN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *