ORGANISASI

Pimpinan Sidang Dan Panli Bantah Klaim Ketua Umum IMM Terpilih Tidak Memiliki Legitimasi

Share Berita

Ambon RN Today.com – Pimpinan Sidang Musyawarah Cabang (Muscab) XV Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Bahrun S. Rahantan, bersama Panitia Pengarah (Panli), Muhamad Ramadan Tuhelelu, membantah pernyataan Ketua Panitia Muscab yang menyebut Ketua Umum IMM terpilih, Basir Tuhepaly, S.Pd, tidak memiliki legitimasi.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada media, Rahantan dan Tuhelelu menegaskan bahwa legitimasi hasil Muscab tidak ditentukan oleh pendapat pribadi atau pernyataan sepihak setelah forum berakhir. Menurut mereka, legitimasi organisasi lahir dari mekanisme persidangan yang sah sesuai tata tertib yang telah disepakati oleh seluruh peserta Muscab.

“Muscab XV dilaksanakan melalui proses persidangan yang dipimpin secara resmi oleh pimpinan sidang. Sebagai pimpinan sidang, kami memiliki kewenangan untuk mengatur jalannya persidangan, menetapkan keputusan forum, dan mengesahkan hasil-hasil sidang berdasarkan mandat peserta Muscab,” tegas Bahrun S. Rahantan.

Selain itu, Muhamad Ramadan Tuhelelu selaku Panitia Pengarah menjelaskan bahwa panitia penyelenggara memiliki tanggung jawab memastikan seluruh tahapan Muscab berjalan sesuai aturan organisasi. Karena itu, setiap keberatan atau perbedaan pandangan terhadap hasil forum seharusnya diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang berlaku, bukan melalui pernyataan di ruang publik yang berpotensi menimbulkan polemik di kalangan kader IMM.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk menghormati hasil forum dan menjaga marwah organisasi. Jika terdapat persoalan atau keberatan, maka penyelesaiannya harus ditempuh melalui jalur organisasi yang sah dan konstitusional,” ujar Tuhelelu.

Atas dasar itu, Pimpinan Sidang dan Panitia Pengarah menegaskan bahwa hasil Muscab XV yang menetapkan Basir Tuhepaly, S.Pd sebagai Ketua Umum IMM terpilih tetap memiliki legitimasi, karena diputuskan dan disahkan dalam forum Muscab yang sah, dipimpin oleh pimpinan sidang yang berwenang, serta didukung oleh mekanisme penyelenggaraan yang sesuai dengan aturan organisasi.

Mereka berharap seluruh kader IMM dapat menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh perdebatan yang berpotensi menimbulkan perpecahan, demi menjaga soliditas organisasi dan keberlanjutan perjuangan IMM ke depan.

Editor : BR03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *