PEMERINTAHAN SOSIAL

Posyandu Wokam Didorong Perkuat Kader, Pendataan Warga Jadi Kunci Pelayanan 6 SPM

Share Berita

DOBO, RN Today.com – Penguatan kapasitas kader dan sistem pendataan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan Ketua Tim Penggerak Posyandu Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, di Desa Wokam, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (6/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan Posyandu terintegrasi enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih perlu diperkuat di tingkat desa.

Maya Baby Lewerissa didampingi Ketua TP Posyandu Kabupaten Kepulauan Aru Claudia Imarisa Kaidel, Wakil Bupati Kepulauan Aru Drs. Mohammad Djumpa, M.Si., serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah yang menangani enam bidang pelayanan dasar.

Menurut Maya, keberhasilan transformasi Posyandu tidak hanya ditentukan oleh terselenggaranya kegiatan pelayanan, tetapi juga oleh kemampuan kader dalam mengenali kondisi masyarakat dan memastikan setiap persoalan mendapatkan tindak lanjut.

Karena itu, kelembagaan Posyandu di tingkat desa perlu diperkuat, termasuk melalui pembaruan Surat Keputusan dan struktur kader.

Minimal enam kader diharapkan dapat menjalankan pembagian tugas sesuai bidang pelayanan dasar sehingga proses pendataan dan identifikasi persoalan masyarakat menjadi lebih terarah.

Pendekatan tersebut memungkinkan Posyandu memiliki gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi warga, bukan hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosial, perumahan, infrastruktur serta keamanan dan perlindungan masyarakat.

Maya juga mendorong Desa Wokam mengembangkan inovasi “Walang 6 SPM” sebagai ruang pelayanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat di luar jadwal Posyandu.

Konsep tersebut diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan maupun persoalan yang mereka hadapi secara lebih cepat.

Dalam kesempatan itu, Maya menyampaikan apresiasi kepada kader Posyandu Wokam yang selama ini berada di garis depan pelayanan masyarakat.

Ia menilai kader memiliki posisi penting karena menjadi pihak yang paling dekat dengan warga dan dapat mengetahui persoalan masyarakat secara langsung.

Sementara itu, Camat Pulau-Pulau Aru, Indrayani Goulap, S.IP., M.M., berharap kunjungan tersebut dapat menghasilkan perbaikan nyata terhadap penyelenggaraan Posyandu di Desa Wokam.

Ia menekankan agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai kendala pelayanan sekaligus mencari solusi bersama.

Kegiatan turut dihadiri Pemerintah Desa dan BPD Wokam, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan serta masyarakat setempat.

Penguatan kelembagaan dan kader Posyandu diharapkan mampu membuat pelayanan berbasis 6 SPM berjalan lebih konsisten dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

 

Editor : Admin RN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *