SERAM, RN Today.com – Gangguan layanan telekomunikasi di Negeri Pasahari, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, menjadi persoalan serius bagi masyarakat. Koneksi internet yang dilaporkan kerap terputus dinilai menghambat aktivitas administrasi pendidikan dan pelayanan pemerintahan desa.
Keluhan warga semakin mengemuka karena infrastruktur tower telekomunikasi telah berdiri di kawasan Pasahari. Namun, menurut masyarakat, keberadaan fasilitas tersebut belum diikuti layanan internet yang stabil dan dapat diandalkan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Dampaknya dirasakan dalam pekerjaan administrasi SMP Negeri 23 Maluku Tengah. Warga melaporkan bahwa pengunggahan data Dapodik, pelaporan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta penyelesaian laporan pertanggungjawaban mengalami kendala ketika koneksi internet terganggu.
Di sisi lain, Kantor Pemerintah Negeri Pasahari juga menghadapi hambatan dalam pengiriman laporan keuangan dan pelaksanaan pelayanan administrasi berbasis daring. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena pekerjaan sekolah maupun pemerintahan desa memiliki kebutuhan administrasi yang harus diselesaikan sesuai ketentuan dan jadwal yang berlaku.
Masyarakat pun mempertanyakan kualitas pelayanan telekomunikasi di wilayah mereka. Bagi warga yang tinggal jauh dari pusat perkotaan, akses internet bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan penting untuk pendidikan, komunikasi, dan pelayanan publik.
Warga mengaku terkadang harus mencari lokasi yang lebih tinggi atau melakukan perjalanan ke Wahai demi memperoleh koneksi yang lebih baik. Kondisi tersebut dinilai menambah beban masyarakat, terutama ketika kebutuhan komunikasi harus dipenuhi dalam waktu mendesak.
Atas persoalan ini, Telkomsel serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maluku Tengah dan Provinsi Maluku diminta turun tangan untuk menelusuri penyebab gangguan dan memastikan kondisi operasional infrastruktur telekomunikasi di Pasahari.
Pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui sumber persoalan sekaligus menentukan langkah perbaikan yang tepat. Hingga berita ini disusun, penyebab gangguan dan tanggapan resmi pihak terkait belum diperoleh.
Masyarakat berharap pemerintah dan penyelenggara layanan telekomunikasi tidak hanya melihat ketersediaan infrastruktur secara fisik, tetapi juga memastikan kualitas layanan benar-benar dirasakan warga.
Persoalan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemerataan telekomunikasi tidak cukup diukur dari berdirinya tower. Kualitas koneksi dan keberlanjutan layanan menjadi faktor penting agar masyarakat di wilayah terpencil memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses informasi dan menjalankan pelayanan publik.
Editor : Admin RN
