INFRASTRUKTUR

Tokoh Seram Utara Sesalkan Pemberitaan Proyek Jalan Saleman- Besi -Wahai- Pasahari , Apresiasi BPJN Maluku 

Share Berita

SERAM UTARA, RN Today com – Tokoh masyarakat Seram Utara, Ahmad Salatin, menyesalkan pemberitaan mengenai dugaan penyimpangan proyek jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari yang kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan ke Mabes Polri dan Kejaksaan Agung.

Salatin menilai, pemberitaan yang mempersoalkan proyek tersebut seharusnya didasarkan pada fakta dan pemeriksaan langsung di lapangan. Menurutnya, jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari saat ini sudah dapat digunakan dan manfaatnya telah dirasakan masyarakat Seram Utara.

Ia menyayangkan sikap aktivis yang dinilainya menyampaikan tudingan tanpa terlebih dahulu melihat secara langsung kondisi jalan yang menjadi objek persoalan.

“Saya menyesalkan pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari hari ini sudah dapat dinikmati masyarakat Seram Utara. Karena itu, saya berharap siapa pun yang menyampaikan tudingan agar turun langsung melihat kondisi sebenarnya, jangan hanya membangun opini tanpa melihat fakta,” tegas Salatin.

Menurutnya, kondisi fisik jalan yang telah digunakan masyarakat harus menjadi bagian dari penilaian yang objektif. Ia meminta agar polemik tersebut tidak hanya berkembang menjadi perdebatan opini, tetapi juga mempertimbangkan kondisi nyata dan manfaat infrastruktur bagi warga.

Selain menyampaikan penyesalan terhadap pemberitaan yang dinilainya tidak sesuai fakta, Salatin juga memberikan apresiasi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku atas pembangunan dan penanganan infrastruktur jalan yang kini manfaatnya dirasakan masyarakat Seram Utara.

Ia menilai, akses jalan tersebut berperan penting dalam menunjang mobilitas warga, kelancaran transportasi, distribusi kebutuhan pokok, serta aktivitas ekonomi masyarakat yang menghubungkan sejumlah wilayah di Seram Utara.

“Sebagai tokoh masyarakat Seram Utara, saya menyampaikan apresiasi kepada BPJN Maluku. Kami merasakan manfaat infrastruktur jalan ini. Bagi kami, pembangunan tersebut memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Seram Utara yang juga berhak menikmati akses jalan untuk menunjang transportasi, aktivitas ekonomi, dan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Salatin berharap perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Seram Utara terus berlanjut, termasuk pemeliharaan jalan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek pemerintah tetap diperlukan. Namun, menurutnya, kritik dan tudingan harus disertai data, bukti, serta pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Silakan melakukan pengawasan terhadap proyek pemerintah, tetapi harus berdasarkan data dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai pemberitaan yang belum terverifikasi justru membentuk persepsi keliru di tengah masyarakat, manfaat jalan yang sudah dirasakan masyarakat juga harus diakui,” tegasnya.

Sebelumnya, pemberitaan di berbagai media memberitakan pelaporan dugaan penyimpangan proyek jalan tersebut ke Mabes Polri dan Kejaksaan Agung. Dugaan yang dilaporkan itu masih perlu diuji melalui pemeriksaan dan pembuktian oleh pihak berwenang.

Salatin berharap polemik tersebut disikapi secara objektif dan proporsional. Menurutnya, pengawasan terhadap pembangunan harus tetap berjalan, tetapi manfaat infrastruktur yang telah dirasakan masyarakat Seram Utara juga tidak seharusnya diabaikan.

Ia meminta semua pihak mengedepankan fakta lapangan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, berimbang, dan tidak menimbulkan kesimpulan sebelum seluruh persoalan diperiksa secara menyeluruh.

Editor: Admin RN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *