AMBON, RN Today. com – Sebanyak 316 lulusan Universitas Pattimura (Unpatti) mengikuti Tes Talenta Unggul Nasional (TUNAS) 2026 di Ambon. Kehadiran ratusan alumni tersebut menjadi bagian dari proses nasional untuk memetakan potensi lulusan perguruan tinggi berdasarkan kompetensi dan karakter yang dibutuhkan pada sejumlah bidang strategis.
Pelaksanaan tes berlangsung di Gedung Registrasi Universitas Pattimura, Selasa (29/9/2026). Unpatti menjadi salah satu lokasi atau klaster pelaksanaan TUNAS di kawasan Indonesia Timur.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., mengatakan proses penjaringan peserta dilakukan berdasarkan data lulusan yang tercatat pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Dari data tersebut, terdapat 892 lulusan Unpatti dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,50. Sebanyak 345 lulusan kemudian mendapatkan undangan untuk mengikuti tes melalui klaster Unpatti.
Dari jumlah yang memperoleh undangan tersebut, 316 lulusan hadir dan mengikuti tes secara langsung di Ambon. Sebagian peserta lainnya memilih mengikuti tes melalui klaster yang lebih dekat dengan domisili mereka.
Kubangun mengatakan keikutsertaan lulusan Unpatti dalam program tersebut menjadi kesempatan untuk memperlihatkan potensi sumber daya manusia dari Maluku dalam proses pemetaan talenta secara nasional.
Ia berharap para lulusan yang mengikuti TUNAS dapat memperoleh ruang pengembangan sesuai kompetensi masing-masing, terutama dalam bidang yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan strategis Indonesia.
Sementara itu, Koordinator TUNAS Unpatti, Prof. Natelda R. Timisela, S.P., M.P., menjelaskan bahwa peserta mengikuti materi tes yang sama dengan peserta di klaster lainnya.
Materi yang diberikan antara lain berkaitan dengan Adversity Quotient (AQ) serta Spirit and Grit. Aspek tersebut digunakan sebagai bagian dari proses pemetaan karakter dan potensi peserta.
Menurut Timisela, TUNAS bukan merupakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun proses pengangkatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini diarahkan untuk membangun basis data talenta unggul yang dapat dipetakan dengan kebutuhan sumber daya manusia nasional.
Pemetaan tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari pangan, kesehatan, energi, hilirisasi dan industrialisasi, kecerdasan artifisial dan semikonduktor, material canggih dan manufaktur, pertahanan, hingga sektor maritim.
Bagi Maluku, keterlibatan ratusan lulusan Unpatti dalam TUNAS menjadi bagian dari upaya membawa potensi sumber daya manusia daerah masuk dalam pemetaan talenta nasional. Lulusan dari kawasan kepulauan memiliki kesempatan yang sama untuk memperlihatkan kapasitas mereka melalui proses yang diselenggarakan secara nasional.
Keikutsertaan 316 alumni Unpatti juga menunjukkan bahwa potensi lulusan perguruan tinggi di Maluku tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan daerah, tetapi dapat diarahkan untuk mengisi kebutuhan sumber daya manusia pada berbagai sektor strategis di tingkat nasional.
